Metro Bintan

Bupati Bintan Khawatir Banyak Formasi PNS Tak Terisi Sebab …

Peserta seleksi CPNS Pemkab Bintan saat mengikuti ujian di kantor BKPPD Bintan di Bintan Buyu, belum lama ini.

batampos.co.id – Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) calon pegawai negeri sipil (CPNS) berbasis Computer Assisted Test (CAT) di Kabupaten Bintan telah selesai, Sabtu (10/11) lalu.

Selama kurun waktu 9 hari pelaksanaan seleksi CPNS, dari 1.940 peserta, hanya 61 peserta yang dinyatakan lulus passing grade.

Kepala Bidang (Kabid) Mutasi Kepegawaian pada Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bintan Ami Rofian menyampaikan, seleksi CPNS Pemkab Bintan yang dimulai 2 hingga 10 November 2028 di Kantor BKPPD Bintan telah selesai. Hasilnya hanya sekitar 61 peserta yang lulus dari 1.940 peserta.

“Hanya 3,1 persen dari total peserta yang berhasil lolos nilai ambang batas atau passing grade,” kata Ami.

Selanjutnya, pihaknya akan melaporkan hasil seleksi CPNS Kabupaten Bintan ini ke BKN dan Kementerian PAN & RB
RI.

“Kami akan tunggu arahan BKN dan KemenPAN RB karena seleksi CPNS secara nasional baru selesai 17 November 2018 nanti,” kata dia.

Sementara itu, Bupati Bintan Apri Sujadi khawatir dengan sedikitnya peserta yang lulus. Rendahnya angka kelulusan pasing grade, ia menyebut akan banyak formasi yang terancam tak terisi.

Padahal, Pemkab Bintan sangat berharap dari formasi yang dibuka dapat segera terisi. Karena sudah 4 tahub tidak dibuka penerimaan seleksi CPNS dan Pemkab Bintan benar-benar kekurangan tenaga, khususnya tenaga kesehatan, pendidikan dan teknik.

“Sudah kami croscek, nyaris seluruh wilayah di Indonesia mengeluhkan hal yang sama,” kata dia.

Menyikapi hal tersebut, dia juga meminta agar pemerintah pusat mampu mengevaluasi sistem yang ada. (met)