Metro Bintan

Pilkades 12 Desa di Bintan Berlangsung Aman dan Lancar


Poniem, 90, warga Kampung Simpangan dibantu petugas KPPS saat akan memasukkan surat suara ke kotak suara di TPS 12 Desa Toapaya Selatan.
F slamet nofasusanto / batam pos.

batampos.co.id – 12 desa di 7 kecamatan yang ada di Kabupaten Bintan melaksanakan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak pada Rabu (21/11/2018).

Pantauan pencoblosan Pilkades di beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) berlangsung aman dan lancar.

Seperti di TPS 12 Kampung Simpangan Desa Toapaya Selatan, siang kemarin. Di sana masyarakat terlihat antusias mendatangi TPS tersebut.

Desa Toapaya ini ada 4 calon kepala desa (Cakades), diantaranya 1 cakades incumbent.

Damsik, 54, usai mencoblos di TPS 12 Desa Toapaya Selatan menuturkan, dirinya senang bisa menyalurkan suaranya dalam Pilkades Toapaya Selatan. Sejauh ini, menurutnya, proses pencoblosan di TPS 12 Desa Toapaya berjalan lancar dan aman.

Sebagai masyarakat, Damsik berharap siapapun nanti yang terpilih menjadi kepala desa Toapaya Selatan bisa amanah terhadap masyarakat Desa Toapaya.

“Desa ini sudah berkembang sangat pesat. Semisal dulu lahan kantor desa masih menumpang, sekarang sudah punya sendiri. Yang saya harapkan tidak semata fokus ke pembangunan, namun juga perekonomian masyarakat,” kata Damsik.

Sementara itu, Anggota KPPS TPS 12 Desa Toapaya Selatan, Saryono menuturkan, dari sekitar 272 calon pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkades Toapaya Selatan pada TPS 12, ada 3 warga yang kondisinya sudah lansia.

Dia menyebut, dua diantaranya sepasang suami istri bernama Maca, 66 dan Beddu, 76 warga Kampung Simpangan Desa Toapaya Selatan.

“Pak Beddu dan istrinya mak Macak sudah berumur. Keduanya bisa jalan namun (matanya) sudah tidak nampak jalan lagi,” kata dia.

Untuk itu, dia dikawal anggota Polisi Bripka Dani Handoko dan para saksi cakades menyambangi rumah suami istri itu.


Maca warga Kampung Simpangan saat disambangi petugas KPPS ke rumahnya,
guna pencoblosan, kemarin. F slamet nogasusanto / batam pos

“Ini inisiatif KPPS menyambangi rumah warga yang sudah lansia,” kata dia.

Terlihat petugas KPPS menerangkan ke Maca dan Beddu terkait calon-calon yang ada dalam surat suara. Setelah keduanya dianggap mengerti, keduanya lalu diberi ruang sendiri untuk mencoblos pilihannya.

Tak lama, seorang lansia dijemput petugas KPPS mendatangi TPS 12. Di sana, wanita bernama Poniem dibopong saat turun dari sepedamotor. Wanita berusia 90 tahun ini dipapah saat jalan ke bilik suara.

Saat itu, dirinya sendiri di bilik suara.

Usai menjatuhkan pilihanya, dia kembali dipapah saat akan memasukkan surat suara yang sudah dilipat ke kotak suara.

Wakapolres Bintan Kompol Dandung PW menuturkan, sejauh ini Kamtibmas berjalan dengan baik.

“Sejauh ini tidak ada masalah, semua berjalan dengan baik,” katanya.

Disebutkannya, setiap TPS dijaga 2 polisi. Namun TPS yang dinilai berpotensi agak rawan dijaga 3 polisi.

“Kami berupaya memberikan kenyamanan bagi terlaksananya Pilakdes ini,” kata dia.

Sementara itu Kapolsek Gunung Kijang AKP Dunot P Gurning menyampaikan, di wilayahnya ada sekitar 21 TPS. 16 TPS di Toapaya Selatan, 3 TPS di Toapaya Utara dan 2 TPS di Gunung Kijang.

“Di Desa Gunung Kijang TPS 1 DPT mencapai 1050 sedangkan TPS 2 mencapai 761,” kata dia.

Di dua TPS ini antusias masyarakat cukup tinggi. Oleh karena itu di dua TPS ini ditempatkan 3 anggota polisi.

“Ya karena kemarin sempat ada protes dari bakal cakades yang dianulir,” kata dia.

Namun sejauh ini di dua TPS tersebut masih kondusif. Karena ramainya masyarakat yang akan menggunakan hak suaranya, ia meminta kepada Linmas dan anggota polisi untuk mendahulukan Lansia.

“Yang lansia tadi ada yang dipapah sampai ke bilik suara. Terus ibu-ibu hamil juga kita dahulukan,” tutup dia. (met)