Metro Bintan

Genjot Pajak, Pemkab akan Pasang Tapping Box

Bupati Bintan, Apri Sujadi saat Monitoring dan Evaluasi Optimalisasi Penerimaan Daerah Dan Penerapan Tapping Box oleh Pemkab Bintan bersama KPK serta sejumlah Wajib Pajak di Nirwana Garden Hotel Lagoi, Kamis (29/11). F.Kominfo untuk Batam Pos

 

batampos.co.id – Untuk meningkatkan sumber pendapatan daerah yang bersumber dari pajak dan retribusi daerah, Badan Pendapatan Retribusi dan Pajak Daerah (BPRPD) Kabupaten Bintan akan menerapkan sistem tapping box. Sistem ini akan dipasang pada usaha hotel, restoran, parkir, dan tempat hiburan.

Hal tersebut dilakukan usai Monitoring dan Evaluasi Optimalisasi Penerimaan Daerah Dan Penerapan Tapping Box oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan Bersama Kasatgas Koordinator Supervisi Pencegahan KPK Wilayah II Sumatera, Adlinsyah M.Nasution serta sejumlah Wajib Pajak (WP) yang hadir di Nirwana Garden Hotel, Kawasan Pariwisata Lagoi, Kamis (29/11) siang.

Bupati Bintan, Apri Sujadi mengatakan penerapan tapping box guna  mengoptimalkan pendapatan daerah yang bersumber dari pajak dan retribusi daerah.

Penerapan ini akan mulai diterapkan pada sejumlah hotel, restoran dan tempat usaha lainnya.

Penggunaan tapping box juga, sesuai dengan arahan dan saran KPK terhadap data objek dan subjek pajak dan retribusi daerah untuk penentuan besaran pajak dan retribusi daerah yang terhitung sampai dengan kegiatan penagihan pajak dan retribusi kepada wajib pajak serta pengawasan penyetorannya.

“Tentunya kita sangat menyambut baik, dimana menerapkan sistim tapping box pada subjek pajak tertentu dapat mengoptimalkan pendapatan yang bersumber dari pajak dan retribusi daerah. Apalagi untuk, pajak hotel, restoran, parkir dan hiburan menyumbang angka 50 persen lebih dari PAD Pemkab Bintan,” ujarnya.

Kasatgas Koordinator Supervisi Pencegahan KPK Wilayah II Sumatera, Adlinsyah M.Nasution mengatakan pemasangan Tapping Box akan meningkatkan pendapatan asli daerah. Sistem yang diterapkan juga tidak rumit. Wajib pajak akan menerima alat Tapping Box secara gratis melalui Bank Riau  Kepri.

“Sistemnya seluruh wajib pajak hotel, restoran, parkir dan hiburan akan dipasang mesin Tapping Box,” ujarnya.

Menurutnya, dengan menjalankan program ini selain transparan juga pajak akan langsung terpotong dan terkirim ke kas daerah saat konsumen melakukan transaksi.

“Pelayanan online akan berkontribusi positif karena sudah terkontrol secara langsung. Saat pembayaran jasa atau sedang makan di restoran misalnya, pajak akan terpotong langsung ke kas daerah,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah Kabupaten Bintan, Yuzed mengatakan target penerimaan Pajak Asli Daerah (PAD) tahun 2018 sebesar Rp 198 miliar. Maka dengan pemasangan Tapping Box, tentunya PAD Kabupaten Bintan akan lebih meningkat.

“Untuk tahap awal akan dipasang 150 mesin Tapping Box untuk wajib pajak hotel, restoran, parkir dan hiburan. Dengan penerapan ini, maka pembayaran pajak tepat waktu dan tepat guna,” tutupnya. (met)