Metro Bintan

APBD Bintan 2019 Rp 1,2 Triliun

Rapat Paripurna APBD 2019 Kabupaten Bintan dipimpin Ketua DPRD Bintan, Nesar Ahmad menandatangani pengesahan APBD tahun 2019, Jumat (30/11). F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

 

batampos.co.id –¬†Sekretaris Badan Anggaran (Bangar) DPRD Kabupaten Bintan, Edi Yusri menyampaikan, pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 242 miliar lebih naik sekitar Rp 2,2 miliar lebih. Kemudian dana perimbangan mengalami kenaikan menjadi Rp 815 miliar lebih dari dirancang sebesar Rp 693 miliar. “Ada kenaikan sekitar Rp 121 miliar,” kata dia.

Sementara itu, pendapatan daerah lain-lain yang sah sekitar Rp 149 miliar lebih. Dimana sumbernya dari pendapatan hibah sebesar Rp 21 miliar lebih, dana bagi hasil pajak dari provinsi serta kabupaten/kota lain sekitar Rp 46,5 miliar serta penyesuaian otonomi khusus sebesar Rp 81,9 miliar lebih.

Sedangkan belanja, ia menjelaskan, belanja tak langsung sekitar Rp 606 miliar lebih atau naik sebesar Rp 45 miliar lebih dari Ranperda yang diajukan awalnya sebesar Rp 561 miliar lebih. Sementara untuk belanja langsung sebesar Rp 649 miliar lebih naik sebesar Rp 72 miliar lebih dari pengajuan awal.

Sementara itu, Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam menyampaikan penghargaan dan apresiasi serta terimakasihnya kepada seluruh pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kabupaten Bintan atas penetapan APBD Pemkab Bintan Tahun 2019 tersebut.

“Kerja sama dan koordinasi antara DPRD dan Pemerintah Daerah sebagai mitra yang setara dalam penyelenggaraan pemerintahan,” kata dia.

Dan lanjutnya, karena kerja sama yang harmonis ini, jugalah maka Pemkab dan DPRD Bintan dapat menetapkan anggaran belanja daerah 2019 ini dengan tepat waktu.

“Kita tahu, pembahasan berlangsung lama dengan kerja keras, sejak tanggal 20 hingga 29 November 2018. Dan kita berharap, kerjasama dan keharmonisan ini dapat terus kita jaga bersama untuk kepentingan masyarakat banyak,”¬† tutupnya.

Wakil Ketua DPRD Bintan Agus Wibowo menyebut, dalam APBD 2019 nanti, disepakati anggaran perjalanan dinas Kepala OPD di Pemkab Bintan dipangkas.

“20 persen anggaran perjalanan dinas semua kepala dinas dipangkas,” kata dia.

20 persen alokasi anggaran dinas tadi dialihkan ke belanja modal misalkan aset dan belanja lainnya. Hanya dia tak menyebutkan besaran perjalanan dinas kepala OPD. (met)