Metro Bintan

Festival Santri dan Maulid Nabi, Diikuti 42 Peserta Pawai Taaruf

Anak-anak peserta pawai taaruf berbusana adat terlihat antusias mengikuti festival santri di Kelurahan Kota Baru Bintan, Minggu (9/12). F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

batampos.co.id – Panitia Maulid Nabi dan Festival Santri Masjid Jami At Taqwa Simpang Lagoi menggelar pawai taaruf dan lomba bernuansa Islami di Kelurahan Kota Baru Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan, Minggu (9/12).

Acara ini ditandai pelepasan peserta pawai taaruf oleh Camat Teluk Sebong, Sri Henny Utami di Gedung Community Centre Teluk Sebong. Puluhan peserta mengikuti pawai taaruf mulai dari gedung tersebut hingga ke masjid Jami At Taqwa Kelurahan Kota Baru.

Ketua Panitia Maulid Nabi dan Festival Santri Muhammad Hasanudin menuturkan, peserta pawai taaruf berjumlah 42 peserta terdiri 26 peserta dari TPQ dan 16 peserta dari umum.

Setelah dibuka dengan pawai taaruf, selanjutnya dilombakan 10 macam lomba diantaranya lomba tartil Al Quran, Tahfidz Al Quran, Kaligrafi, pidato, hafalan doa, cerdas cermat, fashion show muslim dan lagu-lagu Islami.

“Lomba dimulai dari pagi sampai sore,” kata dia. Kemudian malam hari dilakukan pengajian akbar sekaligus pembagian hadiah bagi juara – juara lomba.

“Pengajian malam nanti dihadiri Habib Fadhil bin Hamid Al Musaiyah dari Jakarta dan  K.H Syamsudin dari Tv 9 Surabaya,” ujarnya.

Dijelaskannya, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan potensi santri sehingga anak-anak sebagai penerus bangsa bisa meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW.

Sementara Camat Teluk Sebong Sri Henny Utami mengatakan, pawai taaruf yang diadakan panitia sangat meriah. Terbukti pesertanya bukan dari Kecamatan Teluk Sebong melainkan dari Kecamatan Bintan Utara dan Kecamatan Seri Kuala Lobam.

“Saya berterimakasih kepada panitia yang sudah bekerja keras untuk menyukseskan acara ini, karena peserta bukan dari TPQ saja, namun banyak juga masyarakat yang antusias mengikutinya,” kata dia.

Kegiatan dalam rangkaian Maulid Nabi Muhammad SAW ini diharapkan bisa menciptakan anak-anak di Kelurahan Kota Baru menjadi anak yang soleh dan soleha serta generasi muda yang Islami.

Harapannya juga supaya kelak kehidupan masyarakat di Kota Baru lebih baik.

“Semoga kegiatan Islami dan keagamaan seperti ini pada tahun ke depan bisa lebih meriah,” tutup dia. (met)