Metro Bintan

300 Pekerja Lobam Ikut Pemeriksaan IVA

 

Manajemen Bintan Inti, Dinkes Bintan dan pekerja Lobam foto bersama usai penyuluhan pencegahan kanker serviks dan payudara di Wisma BIIE Lobam, Kamis (13/12) siang. Foto BIIE untuk Batam Pos

batampos.co.id – Sekitar 300 pekerja wanita dari berbagai perusahaan di Kawasan Industri Bintan (KIB) memeriksakan IVA dan Sadanis di Wisma Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) Lobam, Kamis (13/12) siang.

Pemeriksaan kesehatan gratis yang difasilitasi PT. BIIE dan Dinas Kesehatan Bintan ini sebagai upaya mencegah penyakit kanker leher rahim dan kanker payudara.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bintan, dr Yosei Susanti menuturkan pemeriksaan IVA dan Sadanis secara gratis merupakan program Dinas Kesehatan Bintan.

Diadakannya pemeriksaan ini di kawasan industri Lobam karena sebagian besar pekerja di sini ialah kaum perempuan.

“Cenderung kesehariannya sebagian bekerja duduk, bahkan ada yang berdiri seharian. Sehingga kurang gerak,” kata dia.

Kemudian lanjutnya, jam kerja yang sibuk membuat pola makan kurang diperhatikan. Terlebih bila pekerja kurang istirahat dan tingkat pengelolaan stres akibat pekerjaan yang tidak baik.

Oleh karena itu, Dinkes melakukan pemeriksaan IVA secara gratis bagi pekerja wanita di kawasan ini. Selain itu juga dilakukan pemeriksaan gula darah, kolesterol dan asam urat, juga tensi dan lainnya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bintan Inti yang sudah memfasilitasi bisa bertemu dengan pekerja. Ke depan kami akan mengadakan program Germas bagi pekerja yang ada di sini,” kata dia.

Sementara itu, GM PT BIIE Lobam, Aditya Laksamana menyambut baik adanya program kesehatan yang diadakan Dinkes Bintan di kawasan.

Dikatakannya, kawasan ini sebagian besar merupakan pekerja wanita yang kadang kala tidak sempat memeriksakan kesehatan.

Adanya pemeriksaan IVA secara gratis ini menurut Aditya, sangat membantu. Sehingga pekerja wanita bisa mendeteksi dini dan paham langkah apa yang seharusnya dilakukan untuk mencegah kanker serviks dan payudara.

“Saya mengapresiasi apa yang dilakukan Pemkab Bintan atas perhatiannya terhadap kesehatan pekerja wanita di kawasan. Ke depan semoga ini menjadi kegiatan tahunan di kawasan,” tutup dia.(met)