Metro Bintan

Tertahan di Batam, Stok Sembako Bintan Menipis

batampos.co.id –¬†Pengiriman sejumlah komoditi barang kebutuhan pokok seperti bawang merah, minyak, tepung dan lainnya dari Batam ke Bintan macet. Akibatnya, pasokan komoditi barang kebutuhan pokok bagi masyarakat Kabupaten Bintan makin menipis.

Diatributor sembako di Tanjunguban, Indra mengeluhkan, sulitnya pengiriman bahan kebutuhan pokok dari Batam ke Bintan. Akibatnya, ketersediaan bahan kebutuhan pokok di gudangnya makin menipis.

Dia memperkirakan stok kebutuhan pokok di gudangnya cuma bisa bertahan selama 5 hingga 7 hari.

“Itu kita batasi penjualannya. Kalau dibuat normal, dua hari sudah habis stok kebutuhan pokok di sini,” kata dia menyebut kebutuhan yang menipis seperti bawang merah, minyak, tepung dan lain sebagainya.

Pantauan di lapangan, saat ini bawang merah birma dijual berkisar Rp 20 ribu perkilo jika biasanya Rp 15 ribu perkilonya.

Kadis Ketahanan Pangan Kabupaten Bintan Khairul  membenarkan kondisi pasokan kebutuhan pokok ke Bintan dari Batam yang macet.

Persoalanya menurut dia, di regulasi. Batam yang merupakan kawasan FTZ sedangkan Bintan belum seluruhnya FTZ.

“Barang kebutuhan kita banyak dari luar. Saat ini kabarnya banyak yang ditangkapi oleh Bea Cukai. Seharusnya dipilah mana yang untuk kebutuhan masyarakat. Kalau barang mewah, oke tapi ini untuk perut masyarakat Bintan,” kata dia.

Apalagi menjelang Natal dan Tahun Baru 2019, katanya kebutuhan dan permintaan akan meningkat. Jika beberapa kebutuhan pokok mulai menipis, dampaknya akan terjadi peningkatan harga.

Dia menyebut, yang dikhawatirkan ialah minyak, tepung dan bawang merah. Sedangkan sayuran dan daging, ia mengaku masih aman. Karena ada ketersediaan di Bintan.

Kasatgas Pangan Bintan AKP Yudha Suryawardana  menjelaskan, Senin (17/12) kemarin, pihaknya telah turun ke distributor. Kondisinya memang pasokan beberapa kebutuhan pokok menipis.

“Tadi kita sudah koordinasi dengan Bea Cukai. Namun 1 atau 2 hari lagi kita akan mengundang semua pihak mulai Dinas Ketahanan Pangan dan Bea Cukai serta Distributor untuk mencarikan jalan keluar masalah ini, karena Natal sudah mau dekat, sementara kondisi di lapangan sembako makin menipis,” jelas Kasat Reskrim Polres Bintan ini.

Sementara Kepala Bea dan Cukai Tanjungpinang Sodikin menjelaskan, pihaknya tidak ada menahan sembako. Jika di Batam, ia menyarankan sebaiknya langsung ke Bea dan Cukai Batam.

“Silakan ke Batam aja Pak. Kita tidak ada (menahan sembako),” kata Sodikin singkat. (met)