Metro Bintan

3.442 Mobil Mewah Tujuan Australia Transit di Lobam

KIB Lobam Menggeliat Lagi

Mobil-mobil mewah tujuan Australia yang turun transit di KIB Lobam tepatnya di PT. BOMC, kemarin. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos.

batampos.co.id – Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam di Kabupaten Bintan mengeliat lagi. Kapal Mv Morning Composer berbendera Panama bertuliskan EUKOR mengangkut sekitar 3.442 unit mobil mewah dari Jerman tujuan Australia ini transit di pelabuhan PT Bintan Offshore Marine Centre (BOMC) di Kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam Kabupaten Bintan sejak 4 hari lalu.

Pantauan di lapangan beberapa mobil mewah diantaranya mobil keluaran Land Rover jenis Range Rover dengan harga berkisar dari Rp 1,5 miliar hingga Rp 4 miliar lebih miliar dan jenis Discovery dengan harga berkisar Rp 2,5 miliar lebih  tersebut bergerak keluar dari palka kapal. Selanjutnya mobil-mobil tersebut dipakirkan secara rapi dua berbaris di area perusahaan.

Seorang pekerja Lobam menuturkan, mobil-mobil dengan setir sebelah kanan ini kabarnya dikirim dari Jerman ke Australia.

“Katanya transit saja di Lobam,” kata pekerja itu.

Sementara Kasi P2 Bea dan Cukai Tanjungpinang Wicaksono menuturkan, mobil-mobil mewah tersebut akan dikirim ke Australia. Biasanya sebelum masuk Australia, akan ada pemeriksaan Karantina.

“Jika dalam pemeriksaan karantina di luar negeri, bila ada 1 mobil saja yang dicurigai biasanya kapal akan disuruh kembali,” ujarnya.

Untuk itu, sebelum masuk ke pemeriksaan karantina biasanya akan dilakukan proses sterilisasi.

“Istilahnya¬† fumigasi,” katanya. Tahapan ini biasanya dilakukan di negara terdekat.

Menurutnya, dipilihnya KIB Lobam mungkin karena ada kerja sama atau lainnya dengan PT. BOMC sehingga tahapan sterilisasi ini dilakukan di KIB Lobam. PT BOMC sendiri merupakan merger antara Singapura (Singatac) dan Asutralia (Qube).

“Jadi mobil – mobil ini cuma keluar dari palka kapal, kemudian masuk lagi ke kapal. Karena mobilnya banyak diperkirakan fumigasi akan berjalan 10 hari,” ungkapnya.

Dia menegaskan, dokuman muatan lengkap. Berdasarkan Bea dan Cukai Tanjungpinang dokumen terkait sudah dilengkapi. Pertama memiliki izin dari BP Bintan nomor 175/BP-Bintan.RB/XII/2018 tanggal 20 Desember 2018 dan kedua izin dari Bea Cukai Tanjungpinang nomor S-2826/WBC.04/KPP.MP.02/2018 tanggal 21 Desember 2018 dan manifest angkut lanjut sekitar 3.442 unit mobil. Kegiatan bongkar muat diawasi oleh petugas terkait dan barang tidak akan keluar wilayah Lobam.

“Mobil – mobii ini akan dikirimke Australia, bukan untuk di Indonesia. Dokumennya juga resmi, legal dan lengkap,” tutupnya.

Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang menyampaikan, ini menjadi ranah Bea dan Cukai karena kawasan kepabeaan. Untuk dokumennya, katanya legalitasnya lengkap.

“(KIB) Lobam mengeliat lagi, bagus untuk Bintan,” jelasnya.(met)