Metro Bintan

Harga Gas 3 Kg Diusulkan Rp 19 Ribu per Tabung

Bupati Berharap di Bawah Tanjungpinang

batampos.co.id – Harga Eceran Tertinggi (HET) gas LPG tabung 3 kilogram di Kabupaten Bintan diusulkan berkisar Rp 19 ribu per tabung.

Usulan ini disampaikan oleh Hiswana Migas Kepri dalam rapat pembahasan bersama Pemerintah Kabupaten Bintan di Kantor Bupati Bintan, Bentan Buyu, Senin (7/1).

Hadir Bupati Bintan Apri Sujadi, Sekda Bintan Adi Prihantara, Kepala DKUPP Bintan Dian Nusa, Kadishub Bintan Yandrisyah serta Ketua Hiswana Migas Kepri Adeck Helmi.

Adeck Helmi memaparkan, sudah 10 tahun atau sejak tahun 2009, HET gas LPG tabung 3 kilogram di Kabupaten Bintan tidak pernah menyesuaikan. Padahal, agen terbebani dengan biaya operasional.

“Ada agen¬† yang harus berurusan dengan Disnaker karena tak mampu membayar lembur,” kata dia mencontohkan.

Kemudian setiap tahun upah pekerja cenderung naik, sementara harga gas LPG 3 kilogram belum menyesuaikan.

Berapa usulan Hiswana? Ia menjawab, usulannya Rp 19 ribu per tabung. Angka usulan ini dinilai wajar sebab beban operasional agen terus meningkat.

Jika nanti Bupati mengeluarkan SK terkait penyesuaian HET gas LPG 3 kilogram, ia menekankan pangkalan wajib menjual sesuai HET.

Pangkalan juga lanjutnya, seharusnya menjual ke masyarakat sekitar.

“Kita juga akan minta penegasan ke pangkalan supaya mencantumkan nama pangkalan dan HET. Kemudian sediakan racun api, timbangan, dan bak air untuk mengetahui dini kebocoran tabung gas dan log book kepada siapa saja gas dibeli,” kata dia.

Sementara Bupati Bintan Apri Sujadi menyampaikan ke Pemkab bahwa sudah  10 harga gas LPG subsidi belum pernah mengalami kenaikan sehingga menjadi beban agen.

Terkait usulan Hiswana, ia akan mempertimbangkan. Usulan sebaiknya disertai dasar dan kajian.

“Saya juga meminta kepada Kadis untuk menghitung. Tetap akan kita kaji dahulu, rumusannya ada di Disperindag,” kata dia.

Namun, Bupati berharap HET yang ditetapkan nanti tidak melebihi HET Tanjungpinang. Sebagaimana diketahui HET gas LPG 3 kilogram di Tanjungpinang ditetapkan Rp 18 ribu per tabung.

“Kalau bisa tak melebihi (HET) Tanjungpinanglah atau minimal samalah, sehingga tidak menimbulkan konflik,” harapnya.

Untuk diketahui, HET di wilayah Kabupaten Bintan terbagi tiga zona. Pertama wilayah Tanjunguban sekitarnya berkisar Rp 14 ribu per tabung. Kedua di luar wilayah Tanjunguban atau wilayah Bintan bagian Timur berkisar Rp 15 hingga 16 ribu per tabung.

Ketiga wilayah pulau-pulau di Kabupaten Bintan seperti Mantang dan Bintan Pesisir, HET berkisar Rp 17 ribu per tabung.

Sedangkan Kecamatan Tambelan terdiri 4 kelurahan dan 4 desa meski sudah ditetapkan sebagai daerah konversi minyak ke gas, namun pasokan gas disalurkan dari Singkawang dengan HET berkisar Rp 32 ribu per tabung. (met)