Metro Bintan

Akhir Januari, Jembatan Pengujan Bisa Dilalui Kendaraan

Jembatan Pengujan di Desa Pengujan Kecamatan Teluk Bintan Kabupaten Bintan telah tersambung dan akhir Januari 2019 sudah bisa dilalui kendaraan. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

batampos.co.id – Dijadwalkan akhir bulan Januari 2019, Jembatan Pengujan Kecamatan Teluk Bintan Kabupaten Bintan bisa dilewati baik pejalan kaki dan kendaraan.

“Akhir Januari ini kita buka jembatan Pengujan sehingga bisa dilalui kendaraan,” ungkap Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bintan, Juni Rianto saat dihubungi Batam Pos, Selasa (8/1) siang.

Dia mengatakan, meski saat ini belum bisa dilalui kendaraan, namun pejalan kaki sudah bisa melewati jembatan tersebut.

“Kalau pengguna jalan bisalah, kita kasih lewat,” katanya.

Dikatakannya juga saat ini sedang tahap pemeliharaan jembatan dengan tempo sekitar 6 bulan.

Tahun ini, Dinas PUPR Bintan akan kembali menganggarkan untuk pelindung jembatan sehingga jika tertabrak kapal tiang jembatan masih terlindung.

Sementara Samsul warga Pengujan mengatakan jembatan sudah bisa dilalui oleh pejalan kaki. Hanya pejalan kaki bisa melalui jembatan cuma siang hari, sedangkan malam hari ditutup seng.

“Kalau siang warga parkir kendaraan di Cuyong, lalu mereka jalan kaki ke jembatan. Sudah bisa dilewat, tapi dilihati pekerjanya.

Kalau malam ditutup seng, tak bisa lewat,” kata dia.

Sedangkan pokcai, katanya sejauh ini masih beroperasi. Karena masih digunakan masyarakat yang akan menyeberangkan sepeda motor maupun mobil.

Diketahui bahwa proyek pembangunan Jembatan Pengujan dibangun bertahap sejak tahun 2017 dengan anggaran sekitar Rp 6 miliar dan tahap kedua sekitar Rp 8 miliar. (met)