Metro Bintan

Piala Adipura Diarak di Kijang

Bupati Luncurkan Slogan Ayo Buang Sampah

Bupati Bintan, Apri Sujadi dan Wabup Dalmasri Syam mengarak Piala Adipura di Taman Kijang City Walk, Rabu (16/1). F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

batampos.co.id – Bupati Bintan, Apri Sujadi meluncurkan slogan “Ayo Buang Sampah” sebagai bagian dari gerakan Bintan Bersih.

Peluncuran dilakukannya usai agenda penyambutan Piala Adipura di Taman Kijang City Walk, Rabu (16/1).

Dikatakannya juga hal yang paling utama adalah mindset masyarakat, dalam menciptakan lingkungan yang bersih. Karena dengam masyarakat yang sadar akan kebersihan, segala penghargaan akan datang dengan sendirinya.

“Pada hakikatnya, bukan piala yang kita cari. Namun yang paling utama adalah merubah mindset masyarakat, dalam mencintai lingkungan yang bersih,” ujarnya.

Piala adipura adalah kebanggaan setiap daerah. Karena mempertahankan lebih sulit dari pada mendapatkannya, namun untuk menciptakan itu semua harus ada komitmen bersama.

“Karena kita tidak hanya bisa begantung pada petugas kebersihan kita saja, harus ada kesadaran kita bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Apri mengucapkan terima kasih kepada petugas kebersihan yang sudah bekerja keras dalam menciptakan lingkungan bersih, sehingga piala adipura berhasil diraih.

“Saya ucapakan terimakasih kepada putagas kebersiahan Bintan, yang sudah bekerja keras dalam menjaga daerah kita, sehingga selalu bersih,” ujarnya.

Dalam penyambutan Piala Adipura yang ke empat kalinya berhasil diraih. Pemerintah Kabupaten Bintan juga menyerahkan bonus Adipura bagi seluruh satgas DPKP Pertamanan, satgas DPKP  PJU, satgas DPKP Kebersihan dan satgas TPA masing-masing sebesar Rp 500.000.

Melengkapi hal tersebut, pemerintah juga turut menyerahkan transportasi ke kepada Satgas meliputi 2 unit truck sampah, 1 unit mobil toilet, 1 unit mobil penyapu dan 1 unit steam washer diesel.

“Untuk penyerahan Piagam Penghargaan Sekolah Adiwiyata Kabupaten diserahkan kepada SDN 001 Toapaya, SDN 003 Toapaya, SDN 004 Toapaya dan SMPN 20 satu atap pulau Pucung,” tutup Kepala Dinas Lingkungan Hidup Aprizal Bahar. (met)