Metro Bintan

DBD Capai 20 Kasus

Pengaruh Cuaca Tak Menentu

Ilustrasi

batampos.co.id –¬†Cuaca yang tidak menentu menyebabkan kasus demam berdarah dengue (DBD) meningkat. Hingga 24 Januari 2019, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bintan mencatat 20 kasus DBD.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Bintan, dr Yosei membenarkan, jumlah kasus DBD sampai tanggal 24 Januari 2019 sudah 20 kasus. Sedangkan bulan yang sama pada tahun 2018 lalu hanya 5 kasus DBD.

Penderita DBD terbanyak di Kecamatan Bintan Timur, sedangkan di kecamatan lainnya ada, namun jumlahnya tidak banyak.

Dia mengatakan, meningkatnya kasus DBD karena pengaruh cuaca.

“Cuaca panas membuat banyak orang menampung air. Iklim yang tidak menentu juga membuat jentik nyamuk aedes berkembang,” jelas dia.

Karenanya, peningkatan kasus DBD merata di sejumlah wilayah. Bukan hanya terjadi di Kabupaten Bintan namun di kabupaten kota lainnya.

Dia juga tak bosan-bosannya meminta masyarakat mengantisipasi dan melakukan pencegahan. Diantaranya melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan 3 m plus trus mengaktifkan satu rumah satu jumantik.

“Trus foging fokus pada daerah yang terjadi kasus DBD. Intinya menjaga kebersihan lingkungan supaya nyamuk tidak bersarang,” katanya.

Dia juga membagikan tanda-tanda awal bila terkena DBD. Ia menjelaskan biasanya penderita DBD akan terserang demam naik turun.

“Kalau sudah demam segera periksakan diri ke puskesmas,” tutupnya. (met)