Pariwisata

Pantai Wisata Penyu Sebong Pereh Tercemar Sampah

Wanita memulung mencari barang yang bisa dijual kembali di tumpukan sampah yang memenuhi hamparan pantai wisata Penyu di Desa Sebong Pereh Kecamatan Teluk Sebong, Minggu (27/1) sore. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

batampos.co.id – Pantai wisata Penyu Sebong Pereh yang terletak di Desa Sebong Pereh Kecamatan Teluk Sebong tercemari sampah.

Tumpukan sampah yang berasal dari laut karena terbawa arus air laut ini membuat keindahan pantai menjadi pudar.

Pantauan Batam Pos di pantai, sebagian besar sampah berupa sampah kayu, rumput laut yang sudah membusuk dari laut dan pelepah kelapa sampai sampah botol plastik.

Terlihat di pantai, sampah menjorok menumpuk ke pinggir pantai. Terlihat seorang wanita memulung sampah yang bisa dijual kembali. Wanita dengan membawa karung itu memasukkan botol dan plastik ke dalam karungnya.

Seorang pengunjung pantai wisata Pantai Penyu, Eri mengatakan, pantai yang menjadi objek wisata itu kotor karena banyak sampah dari laut.

Hal ini membuat kenyamanan pengunjung yang ingin menikmati keindahan pantai dan patung penyu menjadi terusik.

Warga Sebong Pereh,  Aoi alias Suradi mengatakan, sampah yang menumpuk di hamparan pantai wisata Pantai Penyu berupa sampah rumput laut, plastik dan kayu.

Kalau tidak segera dibersihkan, ia mengatakan akan menimbulkan bau busuk.

“Kalau perjanjian sama nelayan dibersihkan sama pihak hotel dekat situ. Tapi sampai hari ini belum ada yang bersihkan,” kata dia.

Harapannya, pantai bisa segera dibersihkan. Karena pantai ini objek wisata dan banyak pengunjung wisatawan dari Asian.

“Apalagi mau imlek. Ramai sekali. Mau kita pantai segera dibersihkan,” harapnya. (met)