Peristiwa

Siswa SMP Diimbau Tidak Bawa Motor ke Sekolah

Siswa SMP kedapatan mengendarai sepeda motor sendiri ke sekolah di Seri Kuala Lobam, Selasa (29/1) siang. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

batampos.co.id – Banyaknya anak sekolah menengah pertama (SMP) yang membawa sepeda motor ke sekolah mengundang keprihatinan.

Ketua Pemuda Pancasila Bintan Utara, Miswanto merasa prihatin mendapati siswa SMP diperbolehkan mengendarai sepeda motor sendiri ke sekolah.

Padahal, menurutnya, belum saatnya siswa SMP mengendarai sepeda motor sendiri ke sekolah.

“Banyak siswa SMP ugal-ugalan karena mereka belum saatnya  membawa motor,” kata dia.

Lelaki yang akrab disapa Bang Mis ini berharap, pemerintah dan kepolisian bekerjasama dengan kepala sekolah untuk memberikan pembinaan dan bimbingan baik ke siswa maupun orangtua siswa.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Bintan, Tamsir mengakui masih ada siswa SMP ke sekolah mengendarai sepeda motor, namun tidak banyak.

Siswa yang tempat tinggalnya jauh dari sekolah dengan jarak 10 sampai 30 kilometer, sudah menggunakan bus sekolah. Sedangkan yang menggunakan kendaraan, umumnya siswa yang jarak rumahnya dekat dengan sekolah.

“Jumlahnya tidak banyak,” katanya.

Kendati demikian, ia mengimbau kepada kepala sekolah agar tidak membolehkan siswa membawa sepeda motor sendiri ke sekolah.

“Harus diantar orangtua atau keluarga,” imbaunya. (met)