Metro Bintan

Angin Kencang, Ikan Laut Sulit Didapat

Pedagang ikan melayani pembeli di Pasar Baru Tanjunguban, Rabu (30/1) pagi. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

batampos.co.id – Musim angin kencang menyebabkan ikan laut sulit didapat.

Seperti di pasar ikan Pasar Baru Tanjunguban Kecamatan Bintan Utara harga ikan Selar dan ikan Kembung melambung. Selain itu, kedua jenis ikan laut ini sulit didapat.

Pedagang ikan di Pasar Baru Tanjunguban, Hendri, 30, mengatakan, kekosongan ikan laut karena angin kencang melanda di perairan Bintan.

Seperti ikan Selar dan ikan Kembung, katanya sudah beberapa hari mengalami kekosongan.

Harga ikan Selar, saat ini menembus Rp 50 ribu per kilogram, biasanya Rp 40 ribu hingga Rp 45 ribu perkilogram. Harga ikan Kembung biasanya Rp 40 ribu per Kilogram melonjak menjadi berkisar Rp 45 ribu per Kilogram.

“Ikan laut kosong karena angin kencang. Karena nelayan tidak ada yang berani ke laut,” kata dia.

Saat ini, paling tersedia ikan Tongkol merah dengan harga berkisar Rp 25 ribu per kilogram, ikan Tongkol Putih berkisar Rp 30 ribu per Kilogram. Lalu ikan Mata Besar berkisar dengan harga Rp 40 ribu per kilogram yang biasanya Rp 35 ribu per kilogram. Ikan Amoi, ikan karang berkisar Rp 40 ribu per kilogram.

Sementara itu, pedagang ikan lainnya, Yus, 43, ikan dingkis diperkirakan akan terus mengalami kenaikan. Ikan yang diburu warga Tiongkok saat perayaan Imlek ini, saat ini dijual dengan harga Rp 25 ribu per kilogram.

Mendekati perayaan Imlek, kata dia, harga ikan Dingkis yang bertelor bisa menembus ratusan ribu per kilogram.

“Biasanya ikan Dingkis yang bertelor menjelang Imlek harganya bisa tembus Rp 200 ribu per kilogram. Sini mayoritas warga Tiongkoknya kurang. Kalau di Batam bisa Rp 500 ribu per kilogram,” tutup dia. (met)