Kabar Pemkab

Bintan Rancang Perda ASI

Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Deby Maryanti bersama ibu-ibu saat acara pos pin di Bintan, belum lama ini. F.Dinas Kominfo Bintan untuk Batam Pos

batampos.co.id – Pemerintah Kabupaten Bintan mulai membahas soal regulasi yang mengatur tentang ASI (Air Susu Ibu). Hal tersebut dirancang guna mendukung wacana bakal menjadikan Kabupaten Bintan sebagai ‘Kabupaten  Ramah ASI’.

Bupati Bintan Apri Sujadi saat ditemui, Jumat (1/2) pagi mengatakan langkah tersebut sangat penting karena pemberian ASI eksklusif sangat penting bagi keberlangsungan generasi penerus.

Mewujudkan Kabupaten Bintan sebagai  ‘Kabupaten Ramah ASI’ musti didukung perangkat hukum yang mengaturnya, yakni Perda,” kata dia.

Dia berharap, berbagai fasilitas umum, perkantoran menyediakan space ruangan khusus ‘ Ramah ASI’.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Deby Maryanti menuturkan pemberian ASI eksklusif saat ini  tantangannya sangat besar khususnya bagi ibu-ibu yang bekerja.

Ditambahkannya juga bahwa saat ini banyak kaum ibu yang kurang tahu, atau bahkan tidak tahu, akan arti pentingnya ASI eksklusif.

Dan, dampak negatif ketika bayi tidak disusui oleh ibunya.

Sampai saat ini, masih banyak bayi yang baru dilahirkan langsung diberi susu formula.

Ini menunjukkan kesadaran kaum ibu dalam memberi ASI eksklusif terbilang rendah.

“Ini harus dibarengi penyediaan tempat maupun fasilitas untuk menyusui bagi pekerja wanita yang menyusui bukan saja perkantoran pemerintah namun juga perkantoran swasta,” ujarnya.

Kepala Bagian Hukum Setda Kabupaten Bintan Nurhayati menuturkan bahwa Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Tentang ASI masih dalam tahap pembahasan.

“Ranperdanya masih dalam tahap pembahasan sebelum nanti kita paparkan ke Badan Legislatif,” tutupnya. (met)