Peristiwa

Gagal ke Malaysia, Lima TKI Ilegal Dipulangkan

Lima TKI Ilegal diserahkan ke BP3TKI Tanjungpinang, Sabtu (2/2). F.Reskrim Polres Bintan untuk Batam Pos

batampos.co.id – Setelah digagalkan masuk ke Malaysia secara ilegal, lima Tenaga Kerja Indonesia (TKI) akhirnya dipulangkan ke kampung halaman, Senin (4/2) siang.

Kelima TKI ilegal tersebut ialah M Suryawan, Sainin, Lalu Abdul Hafid, TKI asal Nusa Tenggara Barat (NTB). Sedangkan dua TKI lainnya Habibi dan Randi sudah diantar ke Batam.

Kanit I Satuan Reskrim Polres Bintan, Ipda H Ady mengatakan, Sabtu (2/2) kemarin, kelima TKI ilegal yang akan diselundupkan ke Malaysia sudah diserahkan ke Balai Pelayanan, Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) Tanjungpinang.

Kemudian, Senin (4/2) sekitar pukul 09.00 WIB, kelimanya sudah dipulangkan ke kampung halamannya.

“Yang tiga warga NTB, sudah dipulangkan. Dua lagi orang Batam namun KTP nya Tembilahan sudah dipulangkan ke Batam,” kata dia.

Dikatakannya kasus ini tetap berlanjut. Kendati sejumlah pelaku penyelundupan sudah diamankan, namun masih ada sejumlah pelaku yang masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

“1 warga Sei Kecil inisial AG. Lalu ada dua warga Batam inisial SM dan MT. Salah satu yang DPO di Batam, baru beberapa bulan bebas,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, kasus ini terungkap saat Polsek Bintan Utara menerima informasi bahwa akan ada pengiriman TKI secara ilegal dari sungai di Desa Sebong Lagoi Kecamatan Teluk Sebong.

Usai menerima informasi tersebut, polisi menindaklanjuti dengan melakukan pengintaian selama 3 hari di semak-semak.

Hasilnya, lima pelaku diamankan saat akan mengirim lima orang TKI secara ilegal menggunakan boat ke Malaysia. Dari lima yang diamankan diantarnya tekong dan anak buahnya. (met)