Hukum-Kriminal

Habis Ambil Pelek, Pemuda Tewas Tabrakan

Sepeda motor milik korban yang terlibat kecelakaan di Simpang 4 Jalan Lintas Timur, Kijang, telah diamankan di Pos Gesek Minggu (10/2) sekitar pukul 11.10 WIB. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

batampos.co.id – Seorang warga Kelurahan Kawal Kecamatan Gunung Kijang, Bintan, Soleh Salahuddin bin Jumadin, 20, meregang nyawa usai bertabrakan dengan mobil Toyota Avanza BP 1495 WY di simpang empat jalan raya musi kecamatan Bintan Timur pada Minggu (10/2) sekitar pukul 11.10 WIB.

Jenazah korban telah dimakamkan tak jauh dari rumahnya di Kawal usai disalatkan di masjid raya Kawal.

Loading...

Kecelakaan terjadi saat mobil yang dikemudikan Tamran dengan membawa 6 orang penumpang melaju di jalan baru Lintas Timur dari arah Kijang bergerak ke Simpang Tirta Madu.

Sedangkan korban yang mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter BP 5427 BR melaju dari arah Jalan Musi menuju ke arah Kawal, Gunung Kijang.

Setiba di Simpang empat jalan raya Musi, diduga korban datang dengan tiba-tiba dengan menenteng pelek sepeda motor, lalu terjadilah tabrakan dengan mobil yang melaju dari arah simpang lainnya.

Akibat tabrakan itu, korban dilarikan ke rumah sakit di Tanjungpinang oleh sopir mobil. Setiba di rumah sakit, korban sudah meninggal dunia.

Lam, warga Kijang menuturkan, dirinya tidak melihat kemalangan tersebut.

Namun, dia mendengar perkataan sopir mobil bahwa mereka akan ke PT BAI. Sebelum ke lokasi perusahaan itu, mereka berencana ingin mencari makan.

“Katanya mau cari makan. Tapi mereka lewat jalan Musi,” kata lelaki yang membawa galon air isi ulang itu.

Menurutnya, pengendara sepeda motor menabrak bagian kiri mobil. Hal ini didasari bagian sebelah kiri mobil yang penyok.

“Mobilnya sudah diderek dibawa ke kantor polisi,” kata dia

Sementara itu, salah seorang teman korban yang ditemui di Pos Polisi Gesek mengatakan pagi itu korban pergi ke Kijang untuk mengambil pelek sepeda motor. Usai mengambil pelek, korban berencana kembali ke rumahnya di Kawal.

Adi warga Kijang mengatakan, jalan tersebut memang rawan kecelakaan. Selain tidak adanya lampu jalan dan tingginya alang  alang sehingga membuat pengguna jalan yang datang dari arah jalan Musi maupun dari arah Kijang tidak kelihatan.

“Jalan itu memang rawan, apalagi kalau malan,” kata dia.

Kanit Laka Satlantas Polres Bintan Ipda Budi membenarkan kejadian ini. Pihaknya masih menangani kasus ini dengan memeriksa sejumlah saksi termasuk sopir mobil. (met)

Loading...