Pariwisata

TdB 2019 Diikuti Ribuan Pebalap dari 23 Negara

Digelar 29 hingga 31 Maret

Kadisbudpar Bintan Wan Rudi (paling kanan), CEO MetaSport Nathalie Marquet (dua kanan) dan GGM PT. BRC Abdul Wahab (paling kiri) menghadiri Press confrence TdB 2019, Senin (11/2) di Kayuh Clubhouse, Jakarta. F.Dinas Budpar Bintan untuk Batam Pos

batampos.co.id – Ajang balap sepeda bergengsi di Asia, Tour de Bintan (TdB) akan kembali diperlombakan untuk ke 9 kalinya di Kawasan Pariwisata Bintan Resorts Lagoi, Bintan pada 29 hingga 31 maret mendatang.

Yang membedakannya, kali ini, Bintan Lagoon Resort (BLR) menjadi tuah rumah TdB 2019. Selain itu, sebanyak 1.200 pebalap dari 23 negara yang mewakili 42 kewarganegaraan akan ikut ambil bagian dalam TdB 2019.

Kadisbudpar Kabupaten Bintan, Wan Rudi mengatakan, TdB 2019 akan menjadi kualifikasi kejuaraan dunia UCI Gran Fondo.

Hanya ada 2 event di Asia dan 21 event di dunia yang menjadi bagian Seri Dunia UCI Gran Fondo.

“Tour de Bintan salah satu dari event yang tergabung di dalamnya,” kata dia usai Press confrence TdB 2019 pada Senin (11/2) di Kayuh Clubhouse, Jalan Cikajang No. 82A, Jakarta.

Dalam kesempatan itu dihadiri CEO MetaSport Nathalie, Group General Manager PT.BRC Abdul Wahab, Staf Ahli Bidang Multikultural dan Ketua Tim Pelaksana Calendar Of Event, Esthy Reko Astuti, dan Perwakilan Bintan Lagoon Resort, Dedi Haryadi.

Wan juga mengatakan, banyak pesepeda yang berasal dari berbagai negara akan ambil bagian dalam kompetisi ini seperti Inggris, Jepang dan Australia TdB 2019 sendiri akan menarik lebih dari 1.800 wisatawan, termasuk 1.200 pebalap sepeda dari 23 negara yang mewakili 42 kewarganegaraan.

Bintan yang menjadi lokasi event TdB 2019 menurutnya, lokasi yang sangat tepat. Akses ke Pulau Bintan bisa ditempuh dari Singapura dengan satu jam perjalanan menaiki feri atau satu jam penerbangan dari Jakarta menuju Pulau Bintan.

“Bintan akan menjadi tempat yang ideal untuk kompetisi balap sepeda. Selain itu, terdapat juga jalan yang ditata baik serta berbagai resor kelas dunia ada di Bintan,” kata dia.

Nathalie Marquet, CEO MetaSport menuturkan, ada tujuh pilihan lomba akan disediakan dalam TdB bagi pengendara sepeda dari semua tingkatan, kompetisi atau non-kompetisi.

Oleh karena itu, peserta bebas memilih untuk sebatas melakukan satu perjalanan dengan jarak terdekat sepanjang 55 kilometer, atau dapat memilih paket 2 hingga 3 hari.

“Semua opsi ini adalah yang paling sering mereka pilih,” kata dia.

Dia juga mengatakan, Tour de Bintan, yang diselenggarakan oleh MetaSport, tahun ini akan memindahkan kantor pusatnya ke Bintan Lagoon Resort (BLR).

Di lokasi yang indah inilah Pre-Race Expo, Tour Dinner pada Sabtu malam dan kegiatan acara lainnya akan diselenggarakan dua dari tujuh pilihan balapan yang tersedia adalah kualifikasi  untuk kejuaraan dunia 2019 di Polandia, yaitu kategori Individual Time Trial yang berjarak 17 kilometer pada Jumat (29/3) siang, dan kategori Gran Fondo Classic berjarak 144 kilometer pada Sabtu (30/3) pagi.

Untuk mengamankan posisi di Kejuaraan Dunia, para peserta TdB harus menyelesaikan perlombaan dengan menjadi 25 persen teratas di kelompok usia masing-masing.

Acara ini berlangsung selama 3 hari dan jalur yang akan dilalui merupakan perpaduan pemandangan yang indah di pulau tropis yang eksotik, dengan pantai yang menakjubkan, hutan hijau yang rimbun dan deretan desa indah. Hal inilah yang akan menjadi pemandangan menarik untuk para peserta nanti.

Acara dibuka pada hari Jumat (29/3) di Lagoi Bay, area Bintan Resorts dengarn kategori Individual Tine Trial. Keesokan harinya, kategori The Gran Fondo Classic akan diselenggarakan di kota Simpang Lagoi yang ramai. Perjalanan sepanjang 144 kilometer di bagian utara dan timur Bintan ini akan menarik perhatian banyak orang di setiap kota dan desa yang dilaluinya.

Perlombaan di hari Minggu (31/3) akan dimulai dan berakhir di Bintan Lagoon Resort dan diikuti oleh perayaan pascaperlombaan, pemberian hadiah dan makan siang yang meriah di hotel dengan pemandangan tepi pantai yang menakjubkan. (met)