Peristiwa

3 TPS di Tambelan Sangat Rawan

Alasannya Karena Sinyal dan Jarak

Kabag Ops Polres Bintan Kompol R Sembiring. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

batampos.co.id –¬†Kabag Ops Kepolisian Resor Bintan Kompol Robinson Sembiring mengatakan, dari 425 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di wilayah hukum Polres Bintan, ada 3 TPS yang ditetapkan sangat rawan.

3 TPS sangat rawan itu berlokasi di Pulau Pengikik, Pulau Pinang dan Pulau Mentebung. Kesemuanya berada di Kecamatan Tambelan.

“Di (Kecamatan) Tambelan sendiri ada 17 TPS. Namun, yang ditetapkan sangat rawan ada 3 TPS,” kata dia.

Selain itu, lanjutnya, ada 20 TPS ditetapkan rawan. Diantaranya di Numbing, dan TPS yang berada di pulau pulau Kecamatan Mantang dan Kecamatan Bintan Pesisir.

Sedangkan TPS yang ditetapkan kurang rawan alias dinilai aman berjumlah 402 TPS.

Selain 425 TPS ini, ia mengatakan, jumlah TPS akan bertambah. Yakni TPS di Lagoi dan TPS khusus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas).

“Di lagoi dan TPS khusus di Lapas.¬† Kemungkinan ada 2 (TPS),” kata dia.

Untuk pengamanan di TPS, ia menjelaskan sifatnya kondisional atau menyesuaikan di lapangan.

Sebagai contoh kasus, ada 4 TPS yang dijaga 2 petugas kepolisian karena 4 TPS ini letaknya berdekatan.

Namun untuk di TPS dengan kategori sangat rawan, ia mengatakan 1 TPS akan dijaga 2 personel kepolisian.

Sementara Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang menjelaskan, penetapan status TPS menjadi 3 kategori setelah didahului pengumpulan bahan, informasi dan situasi yang dilakukan intelijen.

Dia mengatakan, kenapa 3 TPS di Kecamatan Tambelan masuk kategori sangat rawan. Alasannya karena masalah sinyal, jaraknya ke pulau yang jauh dan cuaca ekstrime.

Selain itu, menurutnya, saat pencoblosan nanti kondisi di 3 TPS di Tambelan tersebut sangat berbeda.

“Banyak rumah yang kosong, otomatis ada anggota yang menjaga ke sana untuk mengantisipasi kejahatan. Ini Berdasarkan pengalaman Pemilu 2014,” kata dia.

Dia juga mengatakan, dalam pengamanan jalannya Pemilu 2019, pihaknya dibantu oleh Batalyon Brimob Polda Kepulauan Riau.

“Ada 30 personel Brimob yang juga ikut berjaga saat Pemilu nanti,” tutup dia. (met)