Peristiwa

Mengamuk, Dua Pemuda Diamankan

Simulasi Pencoblosan Pemilu di TPS

Dua pemuda diamankan petugas kepolisian saat membuat keributan dan mengamuk di TPS Bintan Buyu Kecamatan Teluk Bintan, pada Sabtu (16/2) saat simulasi pencoblosan yang digelar KPU, Bawaslu dan Polres Bintan. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

batampos.co.id –┬áDua pemuda diamankan karena mengamuk di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Desa Bintan Buyu Kecamatan Teluk Bintan pada Sabtu (16/2) pagi.

Kericuhan bermula saat salah seorang pemuda datang ke TPS ingin menyalurkan hak suaranya. Karena sudah habis waktu pencoblosan, akhirnya pemuda tersebut tidak dibenarkan masuk ke TPS.

Akan tetapi, si pemuda memaksa masuk ke TPS untuk menyalurkan hak suaranya.

Suasana makin panas saat seorang pemuda lainnya datang ke TPS dalam kondisi mabuk berat. Kedua pemuda kemudian mengamuk dengan membentak bentak dan memaksa petugas supaya mereka bisa mencoblos di TPS tersebut.

Bahkan mereka membuat suasana di TPS makin tidak kondusif. Karena situasi semakin tidak terkendali, petugas kepolisian berada di luar TPS langsung mengamankan keduanya dan membawa ke markas kepolisian.

Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang mengatakan, ini simulasi jalannya proses pemilihan umum di TPS yang melibatkan Polres Bintan, KPUD Bintan, Bawaslu Bintan dan Linmas.

Dalam simulasi ini, skenarionya bagaimana menangani kaum disabilitas yang memilih di TPS hingga penanganan keamanan bila mana ada terjadi kericuhan di TPS.

“Ini simulasi pertama, nanti akan ada lagi. Ini kan baru di TPS. Nanti di simulasi yang selanjutnya akan ada tahapan pengamanan perpindahan kotak suara, penghitungan suara dan lainnya,” kata dia.

Dari simulasi ini, katanya, masih ada kekurangan. Namun tentunya akan diperbaiki ke depannya. (met)