Kabar Pemkab

Surati Kadis ESDM, Apri Berharap Izin Tambang Dievaluasi

Kadis PMPTSP Bintan Hasfarizal Handra menjelaskan sikap Pemkab Bintan terkait aktivitas pertambangan di Bintan dengan melayangkan surat ke Dinas ESDM Provinsi Kepulauan Riau saat jumpa dengan awak media di Kantor Bupati Bintan, Bandar Seri Bentan, Senin (18/2) siang. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

batampos.co.id –¬†Pemkab Bintan mulai merasa gerah dengan aktivitas pertambangan bauksit yang berada di wilayah Kabupaten Bintan.

Sebuah surat dilayangkan Pemkab Bintan melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bintan ke Gubernur Kepulauan Riau.

Kadis PMPTSP Bintan, Hasfarizal Handra menuturkan, sesuai undang – undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah (Pemda) bahwa sejumlah peralihan kewenangan dipindahtangankan dari kabupaten kota ke provinsi.

Termasuk perizinan pertambangan sudah di pemerintah provinsi.

Namun, dikarenakan aktivitas pertambangan di wilayah Bintan, sehingga Pemkab Bintan merasa perlu menyikapinya.

“Tanggal 14 Februari lalu, kita sudah menyurati Kadis ESDM Provinsi Kepulauan Riau minta kejelasan izin usaha pertambangan yang ada di Kabupaten Bintan. Karena izin usaha pertambangan yang mengeluarkannya di provinsi,” jelas dia, Senin (18/2).

Ditegaskannya juga, Pemkab Bintan tidak pernah sekalipun memberikan rekomendasi apapun terkait aktivitas pertambangan di Bintan.

Termasuk rekomendasi tata ruang. Dia menegaskan sepegetahuan dirinya dari 19 perusahaan pertambangan, tidak ada 1 pun perusahaan yang meminta rekomendasi tata ruang.

Oleh karena itu, dalam rangka melakukan pengawasan terhadap aktivitas pertambangan di Bintan, ia meminta pemerintah provinsi Kepulauan Riau dalam hal ini Dinas ESDM agar dapat segera menjelaskan proses perizinan perusahaan pertambangan di Bintan.

Hasfarizal juga menyampaikan, Pemkab Bintan meminta pemerintah provinsi Kepulauan Riau mengevaluasi izin yang sudah dikeluarkan.

Di kesempatan itu juga, dia meminta perusahaan pertambangan melakukan apa yang menjadi tanggungjawabnya pascatambang. Diantaranya melakukan penghijauan kembali dan menutup kubangan yang sudah ditimbulkan akibat pengerukan bijih bauksit. “Reklamasi biasanya dilakukan perusahaan pascatambang,” tutup dia. (met)