Metro Bintan

Rencana Pemadaman Listrik, Dunia Usaha Terpukul

Ketua Kadin Bintan, Edi Surbakti. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

batampos.co.id – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bintan, Edi Surbakti, mengatakan rencana pemadaman listrik akibat daya PLN defisit karena pasokan gas PGN ke PLN Bright berkurang bisa mempengaruhi dunia usaha di Kabupaten Bintan.

“Sekarang ini masalah listrik di Bintan akan terjadi pemadaman listrik bergilir. Pihak PLN menyampaikan bahwa pemadaman akibat pasokan gas ke PLN berkurang karena adanya pemeliharaan di sumur gas,” ujarnya.

Dia mengkhawatirkan kalau pemeliharaan berlarut maka bisa membuat ekonomi dan usaha di Bintan terpengaruhi.

“Bisa menjejaskan ekonomi Bintan. Dunia usaha pasti sangat berat dan terpukul sekali misalkan di restoran kalau sampai pemadaman 4 jam, maka akan berpengaruh sekali. Belum lagi usaha menengah kecil mikro misalkan usaha laundri dan sebagainya pasti akan ikut terjejas,” kata dia.

Dia berharap persoalan ini bisa cepat teratasi. Sehingga pemadaman listrik tidak berlarut.

Sementara GM PT Bintan Inti Industrial Estate (BIIE) selaku pengelola kawasan Industri Bintan (KIB) Lobam, Aditya Laksamana menyampaikan, sejauh ini dia masih menunggu informasi resmi terkait pemadaman dari pihak PLN.

“Sampai saat ini belum ada konfirmasi lagi dari PLN,” kata dia.

Dia mengatakan, listrik di KIB sudah semua listrik dari PLN. Namun bila terjadi pemadaman, pihaknya akan menyiagakan genset.

“Kita masih punya cadangan genset sendiri, mudah – mudahan Lagoi dan Lobam aman,” kata dia.

Sementara itu mantan manager PLN Tanjunguban Adi Widoyoko menyampaikan, segala informasi satu pintu dari PLN Area Tanjungpinang.

“Kita teknisnya saja, kalau jadwal pemadaman akan diberitahukan sehari sebelum hari H,” kata lelaki yang mengaku baru diserahterima jabatan ini. (met)