Kabar Pemkab

Petani Curhat ke Bupati, Sulit Memasarkan Hasil Tani

Bupati Bintan, Apri Sujadi menghadiri Rapat Anggota Tahunan Gabungan Kelompok Tani Bintani TH Buku 2018 di Gedung Gapoktan Kelurahan Sei Lekop, Rabu (27/2). F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

batampos.co.id – Sejumlah petani masih kesulitan memasarkan hasil pertanian. Hal ini terungkap dalam Rapat Anggota Tahunan Gabungan Kelompok Tani (RAT Gapoktan) Bintani TH Buku 2018 di Gedung Gapoktan Kelurahan Sei Lekop, Rabu (27/2).

Hadir dalam RAT Gapoktan Bintani TH Buku 2018, Bupati Bintan Apri Sujadi, Sekda Bintan Adi Prihantara, dan kepala OPD terkait.

Ketua Gapoktan Bintani, Ahmad Rodhi mengucapkan terima kasih karena dari tahun 2011 mereka melakukan RAT, perdana tahun ini dihadiri langsung bupati.

“Kami bangga pak,” katanya.

Dia menyampaikan,  beberapa persoalan yang sering dirasakan petani. Selain persoalan pupuk, kadang mereka masih rancu untuk pemasaran hasil produksi pertanian.

Bupati Bintan Apri Sujadi menangapinya. Ia menyampaikan, persoalan ini memang dialami hampir di semua tempat.

Banyak solusi yang bisa dilakukan, salah satunya dengan membuat pasar mingguan yang pangsa pasarnya adalah masyarakat langsung.

“Kami telah merumuskan beberapa hal, diantaranya mengenai pangsa pasar ini. Kita bisa membentuk Pasar Mingguan seperti pasar tumpah yang nantinya bisa menyentuh masyarakat langsung secara cepat dan kami juga bisa imbau ASN untuk bertransaksi di sana,” terangnya.

Apri juga menambahkan saat ini sedang berjalan pembahasan dan pengkajian terkait peningkatan jumlah pendamping pertanian dan peternakan di Kabupaten Bintan. Tujuannya tak lain untuk daya saing para petani agar mampu maksimal dalam hal produksi baik kualitas maupun kuantitas.

Seluruh pengurus dan anggota Gapoktan Bintani berjumlah 143 orang. Gapoktan Bintani terdiri dari Kelompok Tani Sumber Rezeki, Kelompok Tani Karya Tani Jaya, Kelompok Tani Sumber Makmur, Kelompok Tani Utama I, Kelompok Tani Utama II, KWT Puspa Kenanga, KWT Bina Karya dan KWT Mekar Sari. Apresiasi juga diberikan atas laporan Keuangan administrasi yang sudah dikerjakan secara mandiri dengan cara manual oleh Gapoktan Bintani.

Ke depannya, Apri berharap segala permasalahan petani bisa selalu dilaporkan kepada perangkat desa/kelurahan agar nantinya bisa selalu dimusyawarahkan.

Sekda Bintan, Adi Prihantara juga menjelaskan bahwa Pemkab Bintan butuh bantuan dan kerja sama masyarakat khsusunya petani untuk selalu menyampaikan semua aspirasi guna perkembangan serta kemajuan bidang pertanian di Bintan. (met)