Metro Bintan

Warga Singapura Kantongi KTP Bintan

KPU Sisir WNA yang Kemungkinan Masuk DPT

Komisioner KPU Bintan, Haris Daulay (berdiri). F.Dokumentasi Haris Daulay untuk Batam Pos

batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bintan akan melakukan penyisiran data Daftar Pemilih Tetap (DPT) Bintan karena ditemukan 1 warga negara asing (WNA) yang mengantongi KTP di Kabupaten Bintan.

“Ya bener kami menerima informasi dari Disdukcapil bahwa ada 1 WNA yang mengantongi KTP,” kata dia.

Dia mengatakan, KPU Bintan akan koordinasi dengan Disdukcapil Bintan untuk meminta data identitas WNA tersebut mulai nomor kependudukan dan lainnya di database Disdukcapil.

KPU Bintan, lanjutnya akan melakukan penyisiran dan melakukan pencocokan data WNA tersebut dengan data DPT. Bila ditemukan data WNA tersebut di DPT, maka pihaknya akan mencoretnya dari DPT.

Sementara Kasi Pendataan di Disdukcapil Kabupaten Bintan, Budiana mengatakan, di Bintan, WNA yang memiliki KTP dan terdaftar dalam data base Disdukcapil hanya1 orang.

Sedangkan sebagian besar WNA di Bintan adalah pemegang Surat Keterangan Tempat Tinggal (SKTT) karena surat ijin tinggalnya masih KITAS.

“Sebagian besar beralamat di Kawasan Industri Lobam dan di BRC Lagoi,” kata dia.

Terkait 1 WNA yang memiliki KTP, ia menjelaskan, yang bersangkutan ialah warga negara Singapura yang tercatat sebagai ibu rumah tangga.

“Yang bersangkutan ibu rumah tangga ikut dengan keluarga. Dia tinggal di Uban. Kalau ibu ini masih KTP lama, belum e KTP karena belum lakukan perekaman,” kata dia.

Dia menjelaskan bahwa aturan kepemilikan KTP oleh WNA berdasarkan UU nomor 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan kemudian direvisi menjadi UU Nomor 24 Tahun 2013.

“Setiap WNA bisa mengurus KTP. Hanya ada beberapa hak yang mereka tidak dapatkan seperti tidak boleh menggunakan hak suara dalam pemilihan umum dan tidak boleh mendapatkan bantuan sosial,” tutup dia. (met)