Kabar Pemkab

Warga Bintan Magang Kerja di Jepang

Bupati Bintan, Apri Sujadi menandatangani dokumen yang berkaitan tenaga kerja, diserahkan Plt Kadisnaker Bintan, Indra Hidayat, belum lama ini. F.Dinas Kominfo Bintan untuk Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bintan memberikan kesempatan kepada masyarakat Bintan untuk magang kerja di Jepang.

Pendaftaran dibuka mulai tanggal 8 sampai dengan 22 Maret 2019.

Plt Kadisnaker Bintan, Indra Hidayat yang dihubungi, Minggu (9/3) siang menjelaskan, ini merupakan program Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker) RI yang diserahkan ke pemerintah provinsi.

“Koordinatornya provinsi, kita (Disnaker Bintan) melanjutkan informasi ini ke masyarakat. Untuk seleksi nantinya di provinsi,” jelasnya.

Disnaker Bintan juga memberikan kesempatan warga Bintan untuk mengikuti pelatihan instalasi listrik dan pelatihan kerja di PT Bintan Alumina Indonesia (BAI).

Pendaftaran pelatihan tenaga instalasi listrik dibuka mulai tanggal 1 sampai dengan 11 Maret 2019, sedangkan pelatihan kerja di PT BAI dibuka mulai dari tanggal 5 sampai dengan 22 Maret 2019.

“Tenaga kerja yang dibutuhkan PT BAI sangat langka. Ke depan kita mendorong PT BAI membuka training center sehingga yang pernah ikut pelatihan bisa mengajar di training center,” jelas dia.

PT. BAI, masih katanya, akan menyerap tenaga kerja dengan jumlah sebanyak 20 ribu. Tahap awal dibutuhkan sekitar 500 tenaga kerja.

Untuk itu, Indra mengajak masyarakat  mengikuti pelatihan dan magang kerja di Jepang untuk meningkatkan keterampilan. Terlebih pendaftaran terbuka untuk masyarakat Bintan khususnya para pencaker dari lulusan SLTA, SMK, D3 dan S1.

“Untuk persyaratan dapat dilihat di Kantor Disnaker Bintan atau Kantor Camat yang terdekat. Untuk pendaftaran tidak dipungut bayaran,” terangnya.

Sementara itu, Bupati Bintan Apri Sujadi menuturkan tahun 2019, Disnaker Bintan hasil pemisahan SOTK dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Kabupaten Bintan memiliki fungsi untuk mengembalikan peningkatan kuantitas dan kualitas pencaker melalui pelatihan-pelatihan.

“Tahun ini, fungsi Disnaker sudah dikembalikan kewenangannya ke Kabupaten Bintan. kita minta agar Disnaker mampu membuat program pelatihan kerja khususnya bagi putra-putri Bintan sebanyak-banyaknya,” jelasnya.

Hingga akhir tahun 2018, setidaknya total tenaga kerja yang beredar bagi perusahaan-perusahaan di Kabupaten Bintan sebanyak 35.834 tenaga kerja lokal. Untuk serapan tenaga kerja tahun 2018 sendiri, tercatat tenaga kerja lokal sebanyak 11.020. Hal tersebut naik berbanding dengan serapan tenaga kerja untuk tahun 2017, sebanyak 9.766 tenaga kerja lokal.(met)