Peristiwa

Bakar Lahan Sendiri, Kakek SH Terancam Penjara 7 Tahun

Wakapolsek Bintan Utara, AKP Paino menyampaikan kejadian kebakaran lahan yang dilakukan tersangka SH di Kampung Suka Damai, Tanjunguban di Polsek Bintan Utara di Tanjunguban, Kamis (14/3). F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

batampos.co.id – Kakek usia 55 tahun, inisial SH, terancam 7 tahun kurungan penjara karena terbukti lalai hingga menyebabkan kebakaran lahan seluas lebih kurang 2 hektare di Jalan Taman Sari Kampung Sukadamai Kelurahan Tanjunguban Timur pada Kamis (7/3) lalu.

Wakapolsek Bintan Utara, AKP Paino menjelaskan, SH, warga Kampung Raya Tanjunguban ini telah ditetapkan tersangka karena lalai sehingga menyebabkan kebakaran lahan di Kampung Suka Damai.

Tersangka SH, katanya, dijerat pasal 78 ayat 3 dan 4 UU nomor 41 Tahun 1999 Tentang Kehutanan atau Pasal 188 KUHPidana. “Ancamannya minimal 3 tahun, maksimal 7 tahun,” kata dia.

Kelalaian SH bermula saat dia dan saksi bernama Iin membersihkan lahan milik masing-masing.

“Lahan mereka ini bersempadan,” katanya.

Ia mengatakan, tersangka membersihkan lahannya dengan membakar. Ranting-ranting yang dikumpulkan kemudian dibakar dengan mancis. Saat api membesar, tersangka tidak mengawasinya.

Tak lama saksi Iin melihat api sudah membesar dan menjalar ke lahan lainnya. “Mereka berupaya memadamkannya dengan cara mengambil air,” kata dia.

Karena api makin membesar, akhirnya ditanggulangi Damkar.

Saat kejadian, polisi datang ke lokasi dan membawa tersangka ke kantor polisi.

Barang bukti yang diamankan diantaranya mancis atau korek api, mesin potong rumput, sejumlah ranting yang terbakar dan ember.

Tersangka juga tidak ditahan karena dinilai kooperatif. Dia juga mengimbau agar masyarakat tidak membuka lahan dengan dibakar. Terlebih musim panas dan angin kencang saat ini, bisa menyulut kebakaran lahan. (met)