Peristiwa

Karhutla di Bintan Meningkat Drastis

Tiga Bulan 163 Titik Kebakaran

Kepala BPBD Bintan, Naharuddin turun ke lokasi kebakaran di Bintan Buyu, Kecamatan Teluk Bintan. F.UPT I Damkar untuk Batam Pos

batampos.co.id – Kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Bintan meningkat drastis.

Data yang diperoleh di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan mencatat sejak Januari hingga Maret 2019 mencapai 163 titik kebakaran.

“Sudah 163 titik kebakaran lahan. Tiap hari terjadi kebakaran lahan. Bukan hanya 1 titik, namun bisa 4 titik kebakaran lahan setiap hari,” ungkap Kepala BPBD Kabupaten Bintan, Naharuddin, Jumat (15/3).

Dia mengatakan, pihaknya kewalahan dalam memadamkan api karena keterbatasan armada dan personel. Bila terjadi dua titik kebakaran, dia mengatakan, pihaknya hanya fokus memadamkan 1 titik api saja.

“Kalau 1 titik sudah tertanggulangi, baru pindah ke titik lainnya,” kata dia.

Dari 163 titik kebakaran lahan, dia memastikan tidak ada yang terjadi di kawasan hutan lindung.

“Belum ada (lahan hutan lindung yang terbakar),” kata dia.

Yang terbakar selama ini, katanya, kebakaran lahan di daerah Trikora, Jalan Gesek dan Galang Batang.

“Itu yang terbakar lahan perkebunan,” kata dia.

Sejauh ini, menurutnya, lahan yang terbakar karena disebabkan pemilik lahan membuka lahan dengan membersihkannya lalu membakarnya. Karena tidak diawasi, akhirnya api menjalar ke lahan kebun lainnya dan membesar.

“Atau bisa juga sambil berjalan membuang puntung rokok sembarangan sehingga terjadi kebakaran,” kata dia.

Oleh karena itu, dia mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan dibakar mengingat cuaca kemarau saat ini dan angin kencang bisa menyulut api menjalar dan membesar. (met)