Peristiwa

Atap Rumah Warga Toapaya Terbang

Disapu Angin Puting Beliung

Petugas Tagana Bintan melihat kerusakan yang disebabkan angin puting beliung yang terjadi di rumah warga RT 009 RW 003 Kampung Rawa Bangun, Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya pada Rabu (20/3) siang. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

batampos.co.id – Mahyuddin, 46, warga RT 009 RW 003 Kampung Rawa Bangun, Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya kaget bukan kepalang saat atap rumahnya terbang disapu angin puting beliung pada Rabu (20/3) sekitar pukul 11.00 WIB.

“Saya lagi di kamar mandi,” kata dia.

Dia mengatakan, saat itu dia mendengar suara gemuruh di atap rumahnya seperti suara pesawat terbang. Ketika keluar dari kamar mandi, dia melihat atap rumah sudah terbang.

“Yang rusak atap ruang utama dan keluarga,” kata dia.

Dia merasa beruntung. Saat angin puting beliung menyapu atap rumahnya, hanya dirinya yang berada di rumah. Anggota keluarga lainnya sedang berada di luar rumah.

“Anak ada yang lagi kerja, ada yang sekolah,” kata dia.

Dia juga tidak menyangka angin puting beliung mengangkat atap rumahnya di siang bolong itu karena cuaca terik.

Pascakejadian puting beliung, atap rumah Mahyuddin rusak. Atap berbahan asbes itu bertebaran di dalam dan luar rumah. Selang beberapa waktu kemudian, pihak pemerintah desa dan Tagana Bintan melihat kerusakan di lokasi kejadian yang disebabkan angin puting beliung. (met)