Peristiwa

Habis Snorkling, Turis Singapura Tewas

Diduga Sesak Nafas

Korban diperiksa petugas medis di Puskesmas Berakit, Sabtu (23/3). F.Polsek Bintan Utara untuk Batam Pos

batampos.co.id – Seorang warga negara (WN) Singapura, Yeo Boon Han, 37, meninggal usai diving dan snorkling di perairan Tanjungberakit, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan pada Sabtu (23/3) sekira pukul 14.20 WIB.

Diduga dia mengalami sesak nafas sebelum akhirnya menghembuskan nafas terakhir.

Informasi yang dihimpun, korban ialah turis Singapura yang bekerja sebagai akuntan di negeri Singa tersebut.

Siang itu, korban melakukan diving dan snorkling dari tour and travel Singapore di antara perairan Bintan Lagoon Resort dan perairan Berakit.

Sebagaimana diketahui Tour and travel ini bekerjasama dengan tour and travel Diving seaborne.asia live on board www.gs-diving.com (Batam) untuk melakukan kegiatan wisata diving dan snorkling di perairan depan Bintan Lagoon Resort dan perairan Tanjungberakit Kabupaten Bintan.

Kapolsek Bintan Utara Kompol Arbaridi Jumhur yang dihubungi, Sabtu (23/3) malam membenarkan.

Dia mengatakan, korban habis diving dan snorkling. Kemudian korban naik ke permukaan air.

“Dia habis menyelam. Kemudian naik ke atas pompong dan sesak nafas,” kata dia.

Oleh pekerja Tour and Travel Diving seborne.asia live on board.www.gs-diving.com Batam bernama Purwanto, korban sempat diberikan nafas buatan.

“Sempat diberikan nafas buatan, karena korban mengalami sesak nafas,” kata dia.

Selanjutnya, korban dievakuasi ke darat oleh anggota TNI AL, Sertu Budiono bersama-sama dengan RT dan masyarakat Tanjungberakit.

Kemudian korban dievakuasi menggunakan kendaraan pribadi ke Puskesmas Desa Berakit.

“Saat ini jenazahnya di RSUP Tanjungpinang,” kata dia.

“Sejumlah saksi masih kita minta keterangan,” tutup dia menambahkan. (met)