Peristiwa

Sakit Tak Kunjung Sembuh, Misbari Pilih Gantung Diri

Polisi mengevakuasi jasad kakek usia 77 tahun yang ditemukan gantung diri di pondok sebelah rumahnya, Rabu (27/3) pagi. F.Polsek Gunung Kijang untuk Batam Pos

batampos.co.id – Misbari alias Bari, warga Jalan Manunggal Nomor 37 RT 01/ RW 5 Kampung Sidodadi Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang ditemukan meninggal tidak jauh dari rumahnya pada Rabu (27/3) pagi.

Kakek berusia 77 tahun ini ditemukan dalam kondisi tragis tergantung di pondok sebelah rumahnya.

Sebelum mengakhiri hidupnya dengan gantung diri, korban sempat mengeluhkan penyakitnya kepada istrinya, Roziah, 67.

“Korban terakhir berkomunikasi dengan istrinya sebelum tidur di ruang tamu mereka,” kata Kapolsek Gunung Kijang, AKP Dunot P Gurning.

Saat itu, korban mengeluh sakit perut dan kepala pening. Dia juga mengeluh semput atau sesak nafas.

“Sakit ini dideritanya sejak 5 tahun terakhir. Bahkan korban 4 kali dioperasi mulai operasi sakit usus buntu, ginjal, mata, dan hernia,” jelasnya.

Korban juga, katanya, setiap 3 hari sekali berobat ke Pustu di Malang Rapat.

Selain kepada istrinya, korban juga sering mengeluh ke warga. Ialah Sumarno, imam mesjid Nurul Hidayah. Kepada Sumarno, korban selalu mengeluh penyakitnya.

“Kepada imam masjid, korban mengeluh dengan mengatakan kok gak mati-mati ya,” kata Dunot.

Dunot mengatakan, kejadian ini diketahui  tetangga korban bernama Aswir, 51.

Sekitar pukul 05.55 WIB, tetangga korban melihat korban sudah dalam keadaan tergantung diri. Dia langsung spontan berteriak.

“Dia berteriak untuk memberitahukan¬† korban sudah dalam keadaan gantung diri selanjutnya dia melihat korban sambil berlari mendekatinya,” katanya.

Kapolsek mengatakan, kasus ini telah ditangani pihaknya. Korban sudah dievakuasi ke rumah sakit di Tanjungpinang.

“Rencana, kita akan lakukan autopsi untuk memastikan penyebab kematiannya,” kata dia. Sementara Tim Dokter dari Polda Kepri telah tiba di Tanjungpinang untuk melakukan autopsi.(met)