Peristiwa

Belasan Siswa SMPN 17 Bintan Kesurupan Massal

Seorang siswa digotong guru usai mengalami kesurupan pada Jumat (29/3) siang. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

batampos.co.id – Belasan siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri 17 Bintan di Kelurahan Toapaya Asri, Kecamatan Toapaya mengalami kesurupan massal saat belajar pada Jumat (29/3) sekitar pukul 08.30 WIB.

Kesurupan ini sudah terjadi selama 4 hari sejak Selasa (26/3).

Berdasarkan keterangan warga bernama Arni, kesurupan terjadi sejak Selasa (26/3) pagi. Saat itu sekitar 17 siswa mengalami kesurupan di sekolah.

“Hari Rabu (27/3) masih sama. Yang kesurupan 8 orang,” kata wanita tersebut.

Karena sejumlah siswa masih mengalami kesurupan, sekolah lalu meliburkan siswa.

“Kamis (28/3), siswa diliburkan. Namun, Jumat (29/3) makin banyak yang kesurupan,” kata ibu tiga anak ini.

Dia mengatakan, sebelumnya saat kesurupan, siswa dipulangkan cepat. Namun, saat menunggu jemputan di luar sekolah malah banyak siswa yang kembali mengalami kesurupan.

“Akhirnya dibawa lagi ke sekolah,” kata dia.

Pantauan di sekolah, siang itu, terlihat seorang siswa menjerit histeris saat diobati.

Sejumlah guru bahkan wali murid berupaya menenangkan siswa tersebut.

Sementara di ruang laboratorium IPA SMPN 17 Bintan, ada siswi lainnya yang lagi ditangani karena juga mengalami kesurupan.

Terlihat petugas Bhabinkamtibmas Brigadir Sinaga dan Lurah Toapaya Asri Nepy Purwanto di ruangan tersebut.

Kepala SMPN 17 Bintan, Sapri membenarkan, sejumlah siswa mengalami kesurupan makhluk halus. “Ada siswa yang pingsan lalu (mengena) ke lainnya,” kata dia.

Dia juga menyebut laboratorium ini diduga pusatnya makhluk halus. Saat ini, pihaknya berupaya menangani siswa yang kesurupan. (met)