Peristiwa

KPHP Amankan Kayu Akasia

Ditebang Orang Tak Bertanggungjawab

Petugas KPHP Unit IV Tanjungpinang-Bintan mengamankan kayu yang habis ditebang oleh oknum tidak bertanggungjawab di kawasan Hutan Lindung Sei Pulai, Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur pada Rabu (27/3) lalu. F.KPHP Unit IV Tanjungpinang Bintan untuk Batam Pos

batampos.co.id – Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Unit IV Tanjungpinang-Bintan mengamankan puluhan kayu Akasia yang ditebang oleh orang yang tidak bertanggungjawab di kawasan Hutan Lindung Sei Pulai, Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur pada Rabu (27/3) lalu.

Kayu akasia yang diamankan sudah dibelah rapi diduga dengan gergaji mesin menjadi papan dan broti. Hanya kayu-kayu ini belum sempat dibawa oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

Kasi Pengamanan KPHP Andi mengatakan, awalnya pihaknya menerima laporan adanya sejumlah pohon yang berada di kawasan Hutan Lindung Sei Pulai ditebang dan dibelah secara rapi.

Pihaknya langsung menindaklanjuti laporan dengan mengecek ke lapangan.

“Kita temukan pohon sudah ditebang dan dibelas. Namun belum diangkut orangnya,” kata dia.

Kemudian pihaknya mengamankan sebagian kayu yang sudah menjadi papan dengan ukuran panjang 3,2 meter lebar 20 sentimeter dan tebal 2 sentimeter sebanyak 13 keping.

Broti besar ukuran panjang 3,3 meter, lebar 10 sentimeter dan tebal 5 sentimeter sebanyak 10 batang dan broti kecil ukuran panjang 3,3 meter, lebar 4 sentimeter dan tebal 4 sentimeter juga diamankan.

“Barang bukti sudah diamankan di kantor,” kata dia.

Namun ada sebagian kayu yang sudah dibelah di kawasan tersebut. Yakni 13 keping kayu papan, 30 batang broti besar dan 30 batang broti kecil.

Terkait oknum yang tidak bertanggungjawab menebang pohon akasia tersebut, dia mengatakan, KPHP masih menyelidikinya.

“Sebagian kayu masih di lokasi. Kalau ada yang mencari kayunya, langsung kita proses sesuai aturan,” tutup dia.(met)