Metro Bintan

Disnaker Bintan Siap Jembatani Lulusan Sekolah Kejuruan

Disnaker Bintan saat menyambangi siswa SMK Muhammadiyah Tanjunguban di Kecamatan Bintan Utara pada Selasa (2/4). F.Dinas Kominfo Bintan untuk Batam Pos

batampos.co.id – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bintan akan menjembatani siswa lulusan sekolah menengah kejuruan.

Sehingga mereka mendapatkan informasi yang tepat terkait kebutuhan tenaga kerja di sejumlah perusahaan yang ada di Kabupaten Bintan.

Plt Kadisnaker Bintan, Indra Hidayat mengatakan, Disnaker Bintan akan rutin menyambangi sekolah-sekolah kejuruan yang ada di Kabupaten Bintan untuk memberikan informasi terkait kebutuhan tenaga kerja di sejumlah perusahaan yang ada di Kabupaten Bintan.

Dia berharap, dari kunjungan Disnaker Bintan ke sekolah kejuruan mampu memotivasi para calon tenaga kerja pemula usai mereka lulus dari bangku sekolah.

“Kenapa sasarannya siswa sekolah kejuruan, karena kami menanggap siswa sekolah kejuruan yang paling siap terjun ke dunia kerja,” kata dia saat mengunjungi siswa SMK Muhammadiyah Tanjunguban di Kecamatan Bintan Utara, Selasa (2/4).

Dengan memberikan informasi tenaga kerja yang dibutuhkan khususnya bagi calon tenaga kerja pemula, dia berharap terjadi peningkatan penyerapan jumlah tenaga kerja di Kabupaten Bintan.

Sementara itu, Bupati Bintan Apri Sujadi menuturkan bahwa Disnaker Bintan merupakan pemisahan Struktur Organisasi Tata Kelola (SOTK) dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPTSPTK) Kabupaten Bintan.

Setelah pemisahan SOTK ini, dia meminta Disnaker Bintan  bekerja ektra keras menuntaskan Pekerjaan Rumah (PR) terkait serapan tenaga kerja.

“Tahun 2019 ini, fungsi Disnaker sudah dikembalikan kewenangannya ke Kabupaten Bintan dimana semulanya kewenangan berada di Pemerintah Provinsi Kepri,” katanya.

Program pertama, dia meminta agar Disnaker mampu membuat program pelatihan kerja khususnya bagi putra-putri Bintan, sekaligus memaksimalkan serapan tenaga kerja.

Selain itu, dirinya juga mengharapkan agar Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bintan mampu mengoptimalkan tenaga kerja putra putri Bintan untuk menjawab keluhan masyarakat terkait lapangan kerja.

“Tahun 2015, setidaknya ada 8 perusahaan besar yang tutup sehingga¬† lapangan kerja terbatas di masyarakat,” kata dia.

Baru pada tahun 2019, kewenangan tenaga kerja beralih ke Kabupaten Bintan. Dimana pemerintah provinsi Kepri hanya bertugas dalam hal pengawasan.

“Targetnya, kita ingin Disnaker Bintan mampu meningkatkan penyerapan tenaga kerja di Bintan,” harap dia.(met)