Peristiwa

Berkendara Sambil Merokok Bisa Ditilang

Kasatlantas Polres Bintan, AKP Cut Putri Amelia Sari. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

batampos.co.id – Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Bintan akan mensosialisasikan aturan larangan merokok sembari berkendara. Sosialisasi larangan ini akan dilakukan selama lebih kurang sebulan.

“Setelah satu bulan sudah disosialisasikan, selanjutnya akan kita tindak berupa tilang,” ungkap Kasatlantas Polres Bintan, AKP Cut Putri Amelia Sari Mapolres Bintan, Kamis (4/4).

Cut menjelaskan, alasan merokok sambil berkendara dilarang karena bisa menurunkan konsentrasi penggendara. Selain itu bisa menganggu pengguna jalan lainnya.

Tak hanya merokok sambil berkendara yang dilarang, namun menurutnya, menggunakan ponsel (hape) sambil berkendara juga tidak dibolehkan.

Peraturan ini, kata wanita berhijab ini sebenarnya sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Namun kemudian Kementerian Perhubungan RI mengeluarkan Permenhub Nomor 12 Tahun 2019 tentang Larangan Merokok Sambil Naik Motor. Dimana bila melanggar didenda Rp 750 ribu atau kurungan 3 bulan penjara.

“Kita akan sosialisasikan dulu ke sejumlah elemen, komunitas pangkalan ojek, sekolah-sekolah  dan dari segala lapisan masyarakat,” ujarnya.

Bila nanti sebulan ke depan, pihaknya menemukan pelanggar, ia menegaskan, mekanismenya akan ditilang.

“Tilang, Tidak bisa bayar di tempat harus ikut sidang. Tidak boleh nitip,” tutup dia.

Sementara Kadishub Bintan, moch Insan Amin melalui Kabid Angkutan Darat Dishub Bintan Aris Sulistyo menjelaskan, sampai saat ini belum ada surat edaran dari Kementerian Perhubungan RI terkait larangan merokok sambil naik motor.

“Ya biasanya dari pusat ke provinsi baru kabupaten kota,” katanya.

Namun dia sependapat larangan merokok sambil berkendara karena bisa menurunkan konsentrasi pengendara dan menganggu pengguna jalan lainnya. (met)