Peristiwa

Uang Makan 3 UPTD Damkar Belum Cair

Kepala BPBD Kabupaten Bintan, Naharuddin. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

batampos.co.id – Kepala Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan, Naharuddin akhirnya angka bicara perihal mogok kerja pegawai UPTD Damkar Toapaya karena permasalahan jatah makan.

Dia menjelaskan, alokasi anggaran uang makan untuk 3 UPTD Damkar bukannya dihapuskan melainkan belum cair.

Persoalan ini menurutnya bermula saat pihak rumah makan yang biasa menyiapkan makanan untuk petugas Damkar setelah mereka memadamkan api, pada Jumat kemarin tidak lagi membolehkan mereka mengambil makanan.

“Rumah makan sudah tidak kasih lagi mereka mengambil makanan,” kata dia.

Gara-gara kejadian itu, ia mengatakan, lalu mereka menyatakan mogok kerja.

“Itu hanya Kepala UPT Toapaya saja, yang lain tidak ikut mogok. Dan baru Jumat kemarin mereka tidak dapat makan, sebelumnya dapat,” ungkap dia.

Saat ini, dia mengatakan, pihak Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) sedang menyelesaikan masalah (pembayaran) di rumah makan.

Ia berharap kejadian seperti ini tidak terulang lagi di kemudian hari.

Diberitakan sebelumnya, UPTD Toapaya mogok kerja karena uang makan mereka dihentikan. Kejadian ini terjadi pada Jumat (5/4) usai mereka memadamkan api saat kebakaran bengkel sepeda motor di Jalan Raya Lintas Barat, Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan.(met)