Peristiwa

11 Rumah di Kampung Mansur Besar Disapu Angin Puting Beliung

Rabuang, menunjukkan atap rumahnya yang terangkat angin puting beliung. Kejadian di Kampung Mansur Besar, Kelurahan Tembeling Tanjung, Kecamatan Teluk Bintan pada Jumat (12/4) sekitar pukul 05.00 WIB. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

batampos.co.id – Lebih kurang 11 rumah yang berlokasi di RT 01 RW 4 Kampung Mansur Besar, Kelurahan Tembeling Tanjung, Kecamatan Teluk Bintan terkena angin puting beliung pada Jumat (12/4) sekitar pukul 05.00 WIB.

Salah seorang korban yang rumahnya paling parah terkena angin puting beliung, Rabuang, 42, menceritakan, kejadiannya sehabis azan Subuh. Sebelumnya, dia terbangun setelah terdengar suara gemuruh angin yang bertiup cukup kencang dari arah belakang rumahnya.

Suara gemuruh itu membangunkan dia, istri dan 4 anaknya. Awalnya, atap rumah di bagian dapurnya terangkat angin puting beliung.

“Kami semua berlindung di belakang, berdiri di tembok dapur rumah,” katanya.

Dia memperkirakan kejadian berlangsung sekitar 10 menit.

“Habis semua, atap dan kayu-kayu di dapur terangkat terangkat. Hanya tiang kayu kembali, namun atap dibawa terbang. Tiang depan ini saja retak, nyaris terangkat. Untung ada besi, kalau tidak bisa terangkat juga,” kata dia.

Setelah kejadian, dia naik ke atap rumahnya untuk menutup atap rumahnya yang terangkat dan berlubang dengan terpal.

“Naik ke atap, supaya air tidak masuk. Daripada kami kehujanan,” kata dia.

Sementara itu, Lurah Tembeling Tanjung, Julpri Ardani saat di lokasi kejadian mengatakan, ada sekitar 11 rumah yang terkena angin puting beliung.

“Yang terparah rumah Pak Rabuang. Lainnya merata, rata-rata atapnya terangkat. Kalau Pak Rabuang, dapurnya nyaris rata,” kata dia. (met)