Peristiwa

Kantor KPU Ricuh, Massa Bentrok dengan Polisi

Sekelompok massa bentrok di luar Kantor KPU Bintan saat simulasi Sispamkota yang digelar Polres Bintan di Kantor KPU Bintan, Kamis (11/4). F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

batampos.co.id – Kericuhan terjadi di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bintan di Jalan Tata Bumi, Ceruk Ijuk, Toapaya, Kamis (11/4) pagi.

Sekelompok massa berusaha menduduki kantor KPU Bintan. Bahkan sejumlah massa dengan berjalan kaki membawa spanduk bertuliskan KPU curang. Sebagian dari mereka berteriak menyebut KPU sudah berbuat curang.

Sejumlah massa memaksa masuk ke kantor KPU sehingga terjadi bentrok dan aksi dorong-dorongan antara massa dengan petugas kepolisian.

Dua orang dari kelompok massa memaksa menerobos masuk ke Kantor KPU untuk mengacaukan situasi dan ingin menculik Ketua KPU.

Namun, keduanya dilawan petugas kepolisian yang berjaga di kantor KPU. Suasana kantor KPU mencekam setelah salah seorang massa memukul cukup keras ke arah dinding kantor KPU.

Polisi bertindak cepat dengan mengamankan salah seorang massa. Karena melihat rekannya diamankan polisi, seorang dari massa tersebut melarikan diri dengan mengendarai sepeda motor saat akan diamankan polisi. Dia kemudian bergabung dengan massa lainnya.

Sekelompok massa kemudian berusaha masuk ke Kantor KPU. Kembali, mereka dihadang petugas kepolisian dibantu Satgas Tindak yang berhasil memukul mundur massa dari gerbang kantor KPU.

Selanjutnya sekelompok massa membakar ban di tengah jalan, sehingga membuat akses jalan tertutup. Saat itu terlihat sejumlah massa membawa sebilah parang, bahkan mereka berusaha melawan petugas dengan menendangi tameng.

Selanjutnya, petugas kepolisian kemudian melepaskan tembakan ke udara untuk membubarkan kelompok massa. Dua orang dari kelompok massa terkena tembakan dan langsung dibawa mobil ambulans kemudian dilarikan ke rumah sakit.

Kejadian di Kantor KPU merupakan simulasi sistem pengamanan kota (sispamkota) yang digelar Polres Bintan di Kantor KPU. Simulasi dengan skenario pengamanan saat penghitungan suara Pilpres dan Pileg 2019 ini melibatkan 190 personel gabungan.

Simulasi dihadiri Ketua KPU Bintan, Ervina Sari dan Komisioner KPU diantaranya Haris Daulay, dan Samsul. Kemudian Anggota Bawaslu Bintan, Dumoranto Situmorang, Asisten Pemerintahan Pemkab Bintan, Setioso.

Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang mengapresiasi simulasi Sispamkota di Kantor KPU yang digelar jajarannya.

“Dari mulai terjadinya keributan di KPU, sampai aksi dorong-dorongan dengan massa dan penangkapan provokator, sampai pembubaran massa dilakukan dalam waktu 43 menit, kalian luar biasa, saya bangga sama kalian,” katanya.

Kenapa simulasi ini digelar di Kantor KPU, dia menjelaskan, karena jika terjadi potensi keributan di Kantor KPU, pihaknya benar-benar siap mengatasinya.

Selain itu, dia juga mengatakan, dalam pengamanan Pemilu nanti pihaknya akan menerjunkan sekitar 190 personel yang dibagi dalam tiga kategori TPS, mulai TPS rawan, TPS kurang rawan dan TPS sangat rawan.

“Nanti kami akan mendapatkan bantuan dari Polda Kepri sebanyak 50 personel. 25 personel di Ops dan 25 personel Brimob,” tutup dia. (met)