Pariwisata

2 Ribu Bibit Mangrove Ditanam di Desa Pengudang

Berharap Jadi Ekowisata Mangrove

Sejumlah mahasiswa UMRAH ikut berjibaku dengan lumpur saat menanam bibit mangrove di pantai yang berlokasi di Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong pada Minggu (14/4) pagi. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

batampos.co.id – 2 ribu bibit mangrove setinggi lebih kurang 1 meter ditanam di sepanjang pantai yang berlokasi di Desa Pengudang, Kecamatan Teluk Sebong pada minggu (14/4).

Kegiatan dalam rangka memperingati Hari Bumi yang jatuh pada 22 April nanti ini digelar Banyan Tree Bintan bekerjasama dengan Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDAS dan HL) Seijang Duriangkang, Coral FIKP UMRAH dan Pemerintah Bintan.

Loading...

CSR Manager Banyan Tree Bintan, Henry A Singer menuturkan, pihak akan terus mengkampanyekan kepedulian akan kelestarian bumi melalui program greening communities dengan melibatkan pemerintah maupun masyarakat.

Sejauh ini jumlah bibit pohon yang sudah ditanam sekitar 64.496 bibit. Diantaranya 25.300 bibit mangrove.

“Hasil monitoring kami, ada mangrove yang bisa tumbuh sampai 70 persen,” kata dia.

Oleh karena itu, di peringatan Hari Bumi, dia mengajak semua pihak melindungi mangrove. Alasannya, mangrove bisa menahan abrasi dan sebagai habitat untuk berbagai hewan. Juga dapat dikembangkan menjadi ekowisata mangrove.

Ketum Coral FIKP UMRAH, F Yanto menuturkan, kegiatan ini mengajak berbagai pihak untuk peduli akan kelestarian alam.

Dia juga mengatakan, mangrove ditanam saat ini akan memiliki nilai sosial dan ekonomi di kemudian hari.

Kelak, lanjut dia, bila mangrove saat ini tumbuh maka daerah ini bisa dijadikan ekowisata mangrove sehingga bisa mengerakkan ekonomi masyarakat.

Kadis Lingkungan Hidup Bintan, Aprizal didampingi Kadisbudpar Bintan, Wan Rudi Iskandar mengapresiasi kegiatan ini. Dia berharap, kegiatan ini bisa terus dilakukan untuk kelestarian alam.(met)

Loading...