Pariwisata

BRC dan Karang Taruna, Tanam 2 Ribu Bakau

Sejumlah warga menanam bibit bakau dalam acara penanaman bakau yang digelar PT BRC di Hutan Bakau Lagoi, Minggu (14/4) pagi. F.PT BRC untuk Batam Pos

batampos.co.id – PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) bersama Karang Taruna melakukan penanaman 2 ribu bibit bakau di Hutan Bakau Lagoi, Kecamatan Teluk Sebong pada Minggu (14/4) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kegiatan bersempena Hari Bumi yang diperingati pada 22 April mendatang ini melibatkan karang taruna yang ada di tiga desa yakni Desa Sebong Lagoi, Sebong Pereh, dan Kelurahan Kota Baru.

Community Development Manager PT BRC, Machsun Asfari menyampaikan, ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap bulan. Tujuannya sebagai bentuk rasa tanggung jawab PT BRC terhadap lingkungan.

Dengan kegiatan ini, pihaknya mengajak masyarakat untuk terus menjaga kelestarian hutan bakau. Karena hutan bakauĀ  mendatangkan banyak manfaat bagi kehidupan diantaranya sebagai tempat pembesaran ikan, tempat dan ekowisata.

“Oleh karena itu, kami konsisten melakukan penanaman bakau,” kata dia.

Dia menyebut, tahun lalu, pihaknya sudah menanam kurang lebih 11 ribu batang bibit bakau yang tersebar sepanjang perairan Sungai Sebong.

“Sejak tahun 2008 kami sudah melakukan penanaman lebih dari 100 ribu batang bibit bakau karena tiap bulannya kami rutin menanam minimal 1.000 batang,” kata dia.

Dia berharap, kegiatan ini menjadi wadah bagi para pencinta lingkungan untuk menjaga kelestarian hutan bakau.

“Saya perhatikan mereka sangat antusias untuk melakukan penanaman bakau setiap bulannya karena bibit yang mereka tanam adalah hasil kerja keras mereka dalam melakukan pembibitan bakau itu sendiri,” kata dia.

Selain itu, dia mengatakan, mereka juga menyadari bahwa bakau yang sudah mereka tanam nantinya akan memberikan dampak positif dari segi sosial dan ekonomi karena sudah terbukti didepan mata bahwa bakau yang sudah sejak lama tumbuh di sepanjang perairan Sungai Sebong.

“Ini sudah memberikan dampak yang sangatĀ  positif untuk masyarakat sekitar. Mangrove tour yang sudah sangat terkenal hingga mancanegara adalah contoh paling nyata akan keberadaan bakau yang jika kita terus jaga akan terus bertambah dampak positifnya,” kata dia.

Salah satu anggota Karang Taruna Sebong Lagoi, Sutiadi Agus Murwanto mengatakan ini adalah kali pertama dirinya melakukan penanaman bakau meskipun sejak kecil dia sudah sangat familiar dengan hutan bakau.

Pengalaman pertama yang singkat ini pun tidak dia sia-siakan. Dia mengatakan akan membagikan pengalamannya kepada keluarganya dan berjanji akan mengajak mereka menanam bakau pada bulan selanjunya.

“Saya berharap agar kegiatan ini terus berjalan dan dapat mengajarkan kita semua untuk lebih mencintai Bumi, karena Bumi cuma satu,” tutup dia.(met)