Peristiwa

Tak Bisa Nyoblos, Kru Kapal Adu Mulut dengan Petugas

Sejumlah TPS Kekurangan Surat Suara

Salah satu TPS di Tanjunguban yang sempat memanas karena kekurangan surat suara pada pencoblosan, Rabu (17/4). F.Kocu untuk Batam Pos

batampos.co.id – Gara-gara tidak bisa mencoblos, sejumlah kru kapal yang kebetulan singgah di Tanjunguban sempat adu mulut dengan petugas KPPS di TPS 9, Kelurahan Tanjunguban Kota, Bintan Utara pada Rabu (17/4).

Kejadian bermula saat sejumlah kru kapal ingin menggunakan hak suaranya dengan bermodal e KTP di Tanjunguban. Namun petugas di TPS tidak memperkenankan mereka mencoblos alasannya karena tidak mengurus surat pindah memilih. Selain itu, domisili mereka bukan di Kabupaten Bintan.

Ketua Panwaslucam Bintan Utara, Hendaru mengatakan, mereka datang ke TPS karena mendapatkan informasi bahwa bisa mencoblos dengan e KTP.

“Mereka termakan berita hoaks bahwa hanya modal e KTP bisa mencoblos. Padahal bisa mencoblos dengan e KTP namun domisili di Bintan sedangkan domisili mereka di Makasar dan Jakarta,” jelasnya saat dihubungi Batam Pos.

Dia menjelaskan, setelah dijelaskan sesuai aturan, akhirnya mereka mengerti.

Dia juga menjelaskan, selain itu dirinya menerima laporan masalah di TPS 16. Kericuhan terjadi akibat pemilih ingin mendaftar di Daftar Pemilih Khusus (DPK) kesal lantaran kekurangan surat suara.

“Tapi tadi sudah diatasi sama KPU dengan mengambil kertas suara dari TPS lainnya yang kelebihan surat suara,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Bintan, Febriadinata membenarkan bahwa ada beberapa orang pekerja kapal yang ingin mencoblos di TPS yang ada di Tanjunguban namun mereka sebelumnya tidak mengurus surat pindah.

“Sesuai aturan memang tidak dibolehkan. Namun, tadi sudah dijelaskan sesuai aturan sama petugas di TPS,” katanya.

Sedangkan laporan lain terkait pemilih di DPK yang kesal karena tidak bisa mencoblos disebabkan kekurangan surat suara.

“Tadi petugas di lapangan¬† sudah mengambil surat suara sisa dari TPS lain, sudah selesai masalahnya,” kata dia.

Komisioner KPU Bintan, Haris Daulay mengakui ada beberapa daerah yang kekurangan surat suara seperti di Tanjunguban, Teluk Bintan, Kawal dan lainnya.

Dia mengatakan, pihaknya sudah berupaya mencukupi surat suara yang kurang di TPS satu dengan mengambil surat suara dari TPS lainnya yang kelebihan surat suara.

“Kita ambil dari TPS yang kelebihan surat suara,” jelas dia singkat.(met)