Peristiwa

UNBK Sempat Terhenti, Listrik Padam 20 Menit

PLN Beralasan Karena Kondisi Cuaca

Siswa serius mengikuti pelaksanaan UNBK di SMPN 3 Kecamatan Bintan Timur, Senin (22/4). F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

batampos.co.id – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di sejumlah sekolah menengah pertama di wilayah Kijang, Kecamatan Bintan Timur sempat terhenti.

Pasalnya, listrik PLN sempat padam selama lebih kurang 20 menit.

Kabid SMP pada Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan, Hosni mengklaim secara umum pelaksanaan UN pada hari pertama di Kabupaten Bintan berlangsung aman dan lancar.

“Alhamdulillah aman dan lancar,” kata dia.

Hanya, dia mengaku sempat terjadi pemadaman listrik selama lebih kurang 20 menit. Akibat pemadaman tersebut, sejumlah siswa sempat terkejut karena pemadaman terjadi saat ujian nasional sedang berlangsung.

“Tak ada yang mengeluh, cuma siswa terkejut saja karena listrik tiba-tiba padam, “kata dia.

Dia juga mengatakan, pihaknya langsung berkoordinasi dengan PLN.

“Tak lama diperbaiki petugas, ujian kembali berjalan lancar, “kata dia.

Sementara Kepala SMP Negeri 3 Kecamatan Bintan Timur, Samsul Hidayat mengatakan, saat listrik padam, semua data sudah tersimpan.

“Saat listrik hidup kembali, datanya masih tersimpan,” kata┬ádia.

Dia mengatakan, secara umum terdapat dua kendala dalam pelaksanaan UNBK di Kabupaten Bintan, yakni listrik dan jaringan.

“Alhamdulillah kalau jaringan kami sudah lebih baik, karena kami menggunakan fiber optik, “kata dia.

Terkait listrik padam, lanjut dia, pihaknya sudah berkoordinasi dengan PLN untuk menyediakan genset.

“Jangan sampai ada kendala dalam pelaksanaan UNBK. Kecuali faktor alam, memang tidak bisa dielakkan, “kata dia.

Manager UPL PLN Kijang, Dian Indri Sahputri menjelaskan, pemadaman terjadi karena kondisi alam.

“Pemadaman bergilir tidak ada karena kita surplus, sedangkan pemeliharaan juga sudah tidak ada. Jadi karena cuaca, “kata dia.

Terkait penyediaan genset, dia menjelaskan, gensetnya standby di kantor KPU dan ada beberapa sekolah di daerah Tembeling juga standby.

“Tapi kalau ada surat (permintaan genset) dari sekolahnya, akan kami usahakan, “kata dia.(met)