Peristiwa

100 Drum Limbah Minyak Cemari Lagoi Dibawa ke Batam

Petugas Bea Cukai menyegel truk yang mengangkut limbah minyak hitam yang dikumpulkan setelah mencemari pantai di sejumlah resorts di Kawasan Pariwisata Lagoi, Rabu (24/4) siang. F.Satreskrim Polres Bintan untuk Batam Pos

batampos.co.id – Sebanyak 100 drum limbah minyak hitam yang mencemari pantai di kawasan pariwisata Lagoi diangkut dari kawasan tersebut, Rabu (24/4) siang.

Pengangkutan dimulai dari sekitar pukul 11.30 WIB. Adapun 100 drum yang diangkut dari Hotel Bintan Lagoon Resor sebanyak 20 drum, 35 drum dari Hotel Club Med, 19 drum dari Hotel Nirwana Garden, 5 drum dari Hotel Bayan tree, 16 drum dari Hotel Landfill : 16 Drum dan 5 drum dari Hotel Ria Bintan.

Kasatreskrim Polres Bintan, AKP Yudha Suryawadrhana membenarkan. Pihaknya memantau pengambilan dan pengangkutan 100 drum yang merupakan limbah minyak hitam yang dikumpulkan pihak resort dari limbah yang mencemari pantai mereka.

“Transportir yang mengangkut, nama perusahannya PT Desa Armada Bertiga,” kata dia.

Perusahaan tersebut, lanjutnya, mengambil dan mengangkut limbah minyak hitam berdasarkan nota kesepahaman yang dituangkan dalam kerja sama antara perusahaan dengan Direktorat Pengendalian Pencemaran dan kerusakan Pesisir dan laut Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.

Petugas Bea Cukai menyegel truk yang mengangkut limbah minyak hitam yang dikumpulkan setelah mencemari pantai di sejumlah resorts di Kawasan Pariwisata Lagoi, Rabu (24/4) siang. F.Satreskrim Polres Bintan untuk Batam Pos

Jadi, masih katanya, sebenarnya Selasa (23/4) lalu, perusahaan sudah melakukan pengumpulan dan memuat drum berisikan minyak hitam dari hotel ke atas truk.

“Ada tiga truk yang mereka gunakan. Urusan dokumen tak ada masalah, tadi langsung disegel oleh Bea dan cukai, “kata dia.

Setelah itu, kata mantan Kasat Intel Polres Bintan ini, tiga truk bergerak ke Pelabuhan ASDP Tanjunguban.

“Informasinya, mereka akan sewa kapal RoRo untuk menyeberangkan tiga truk berisikan limbah dari Uban ke Batam, “kata dia.

Setiba di Batam, 100 drum berisikan limbah minyak hitam akan dibawa ke tempat pengumpulan yang berada di Kawasan Pengelolaan Limbah Industri (KPLI) Kabil Batam.(met)