Metro Bintan

C1 Plano di TPS 12 Sei Lekop, Hilang

Suara Caleg Dihitung Ulang

Komisioner KPU Bintan, Haris Daulay. F.KPU Bintan untuk Batam Pos

batampos.co.id – Form C1 Plano di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 12 Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur hilang. Sampai saat ini, petugas KPPS tidak menemukan form C1 Plano tersebut.

Komisioner KPU Kabupaten Bintan, Haris Daulay membenarkan hilangnya form C1 Plano di TPS 12 Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur.

Hilangnya form C1 Plano di TPS tersebut, bermula saat adanya perbedaan jumlah suara calon legislatif (caleg) Partai Golkar nomor urut 2 dan nomor urut 3 masing-masing atas nama Amran dan Aisyah.

Akhirnya, dibukalah form C1 hologram yang dipegang PPS. Untuk perolehan suara caleg Golkar versi hologram, dimana caleg nomor urut 2 berkisar 24, sedangkan Caleg nomor urut 3 berkisar 16 suara.

Sedangkan versi C1 yang dipegang pengawas, caleg nomor urut 2 berkisar 34, sedangkan caleg nomor urut 3 berkisar 6 suara.

“Oleh teman-teman PPK, dilakukan singkronisasi. Dimana, salinan PPS dan masing-masing saksi, kalau tidak salah saksi Partai Golkar sesuai dengan C1 PPS, “katanya.

Kemudian, pengawas merekomendasikan untuk dibuka C1 Plano. Saat dibongkar kotak suara TPS 12 Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur, petugas tidak menemukan C1 Plano.

“Sudah dibongkar, tidak ada C1 Plano di dalamnya,” kata dia. Jadi, pada malam itu juga, pengawas merekomendasikan agar Ketua KPPS dihadirkan.

“Kalau menurut KPPS, setelah selesai pencoblosan, C1 Plano sudah dimasukkan, “kata dia.

Selanjutnya, PPK  menawarkan opsi penghitungan surat suara.

“Esok harinya pada Selasa sekitar pukul 10.00 WIB, dilakukanlah penghitungan ulang, “kata dia.

Dari penghitungan ulang itu, katanya, terjadi perubahan jumlah suara yang diraih caleg nomor urut 2 dan 3.

“Perolehan suaranya berubah, saya tidak ingat, namun akhirnya disepakati semua pihak, baik PPS, Saksi dan Pengawas bahwa kelebihan suara masuk ke suara partai, “katanya.

Sementara itu, Anggota Bawaslu Kabupaten Bintan, Dumoranto Situmorang menjelaskan, hilangnya C1 Plano di TPS 12 Kelurahan Sei Lekop diketahui setelah ditemukan perbedaan suara caleg Partai Golkar.

“Karena tak ditemukan, akhirnya hitung ulang sesuai prosedurnya diganti C1 Plano yang baru dan ini sudah disepakati, “kata dia. (met)