Peristiwa

Nelayan Teluk Sasah Belum Ditemukan

Pencarian Hari Kedua di Sekitar Hilangnya Korban

Tim SAR Gabungan menyisir lokasi hilangnya nelayan Teluk Sasah di Perairan Lobam Laut dan Anak Lobam, Senin (29/4) siang. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

batampos.co.id – SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap La Samuli, 30, nelayan Desa Teluk Sasah Kecamatan Seri Kuala Lobam yang hilang di perairan Lobam Laut pada Sabtu (27/4) malam.

Hingga hari kedua pencarian, Senin (29/4) kemarin, SAR Gabungan yang terdiri BasarnasĀ  Tanjungpinang, PPLP Tanjunguban, Pos TNI AL Lobam, Patkamla TNI AL Tanjunguban, Satpolair Polres Bintan, Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta Pemerintah Desa Teluk Sasah, belum berhasil menemukan nelayan tersebut.

Kepala Kantor Pencarian dan Penyelamatan Klas A Tanjungpinang, Mu’min Maulana menjelaskan, di hari kedua pencarian, pihaknya masih terus menyisir lokasi hilangnya nelayan Desa Teluk Sasah.

Pencarian katanya, dibagi menjadi 4 sektor dengan luas area pencarian sekitar 2,93 NM dan melibatkan unsur-unsur terkait.

“Sejauh ini tidak ada kendala. Cuaca sangat mendukung, “katanya.

Dia mengatakan, dalamĀ  pencarian sejumlah unsur mengerahkan Rescue Boat (RB) 209, sekoci RB 209, Patkamla Setumu TNI Al, Speed Boat (SB) Pos Al Lobam, Rib PLP Tanjunguban, SB Polair Polres Bintan. Selain itu dibantu pompong nelayan, Babinsa, Babikamtikmas dan Kades Teluk Sasah.

“Kalau SOP pencarian 7 hari. Namun, kita akan melihat perkembangan, “kata dia.

Diberitakan sebelumnya, dua nelayan yakni La Ali dan La Samuli pergi melaut ke perairan Lobam Laut pada Sabtu (27/4) malam.

Saat diterpa cuaca buruk angin kencang, malam itu, La Ali mengajak korban menepi dan berlindung di pulau, namun korban terus melanjutkan perjalanan menuju ke arah pulang.

Karena tidak kunjung pulang ke rumahnya, pada Minggu (28/4) pagi, akhirnya masyarakat dan nelayan nelayan setempat mencari korban.(met)