Peristiwa

Ratusan Ikan Keramba Mati

Diduga Sungai Kawal Tercemar Limbah

Salah seorang warga menunjukkan ikan mati di keramba milik warga di aliran sungai Jembatan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang pada Senin (29/4). F.Juwono untuk Batam Pos

batampos.co.id – Ratusan ikan di keramba milik warga yang berada di aliran sungai Jembatan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang mati secara mendadak.

Kematian ikan ini diduga karena pencemaran air akibat limbah. Hanya sumber limbah belum diketahui.

Salah seorang warga Jafar mengatakan, kejadian ini sebenarnya sudah terlihat sejak Minggu (28/4) malam. Hanya, warga baru melihatnya banyak ikan yang mati pada Senin (29/4) pagi.

Dia mengatakan, kondisi air di aliran sungai Jembatan Kawal banyak ditemukan serbuk berwarna putih yang menempel di tiang pelantar dan di tepian sungai.

Awalnya dia menduga kalau kematian ikan disebabkan makanannya. Namun, ikan di luar keramba juga ikut mati.

“Di sini banyak keramba, ada ikan kakap merah, kerapu, lebam, unggar, dan ratusan ikan mati, “ujarnya.

Akibat kejadian ini, dia mengatakan pemilik keramba mengalami kerugian. “Temuan ini sudah dilaporkan ke UPT Perikanan,” katanya.

Sementara itu, Kadis Perikanan Bintan Fachrimsyah belum berhasil dimintai keterangan.

Sementara Camat Gunung Kijang, Arif Sumarsono mengatakan, pihaknya sudah turun ke lapangan. Diakui banyak ikan yang mati, termasuk ada biawak yang mati.

Dia juga mengatakan, saat turun melihat ada serbuk warna putih yang menempel di akar pohon bakau. Tak hanya itu, warna air juga berubah agak kehijauan.

“Sumber limbah belum bisa dipastikan. Namun, kami sudah koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup, supaya besok mereka bisa turun ke lapangan,” kata dia. (met)