Kabar Pemkab

Politeknik Pertama di Kabupaten Bintan Diresmikan

Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun menandatangani prasasti peresmian Politeknik Bintan Cakrawala yang disaksikan Frans Gunara, Aditya Laksamana di Politeknik Bintan Cakrawala, Lagoi pada Jumat (3/5) siang. F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

batampos.co.id – Dunia pendidikan Kabupaten Bintan mencetakkan sejarah baru. Politeknik pertama di bidang pariwisata telah hadir di Kabupaten Bintan. Namanya Politeknik Bintan Cakrawala di Kawasan Pariwisata Bintan Resorts Lagoi.

Peresmian Politeknik Bintan Cakrawala, Jumat (3/5) pagi dihadiri Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun, Vice President PT. Bintan Resort Cakrawala (BRC), Frans Gunara, GGM PT. BRC, Abdul Wahab dan Ketua Yayasan Bintan Resort, Aditya Laksamana.

Direktur Politeknik Bintan Cakrawala, Endang Winduri menuturkan, setelah perjalanan panjang, akhirnya telah hadir politeknik pertama di Kabupaten Bintan.

Politeknik Bintan Cakrawala membuka tiga program studi (prodi). Yakni Diploma 4 (D4) Pengelolaan Perhotelan, Diploma 3 (D3) Seni Kuliner dan Diploma 3 (D3) Perjalanan Wisata.

Dia mengatakan, sebelum hadirnya Politeknik Bintan Cakrawala, ada SBTI, program sertifikasi 1 tahuh buah kerja sama antara PT. BRC dan Sahid Group. Sudah berjalan selama 10 tahun, dan mencetak sekitar 1.083 mahasiswa. Dimana, sekitar 803 alumni telah bekerja di Kawasan Pariwisata Bintan Resorts Lagoi. Selebihnya bekerja di sektor pariwisata di Batam, Tanjungpinang dan resorts di Trikora bahkan sudah ada yang bekerja di luar negeri.

Lalu, kenapa harus kuliah di Politeknik Bintan Cakrawala? Ia menjelaskan, bahwa kampusnya berada di kawasan pariwisata international terpadu Lagoi. Kemudian, masih katanya, kegiatan perkuliahan didukung dunia industri pariwisata di kawasan wisata Lagoi.

Lebih jauh dia mengatakan, meski pendaftaran calon mahasiswa baru, akan dibuka September mendatang. Namun, saat ini sudah 45 calon mahasiswa baru yang mendaftar.

Ketua Yayasan Bintan Resorts, Aditya Laksamana menuturkan banyak keuntungan kuliah di Politeknik Bintan Cakrawala. Dimana, mahasiswa bisa berinteraksi langsung dengan industri pariwisata yang ada di Lagoi. Selain itu, kata dia, memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk langsung praktek, diantaranya melatih keterampilan dalam berbahasa Inggris karena banyak turis di sini.

Keuntungan lainnya, di sini tersedia dormitori bagi mahasiswa dari luar pulau Bintan.

Sementara Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun mengatakan, pendidikan bukan semata tanggung jawab pemerintah dan swasta, namun bersama.

Dibukanya Politeknik Bintan Cakrawala ini, dia menyatakan siap memberikan beasiswa kepada sedikitnya 50 orang anak-anak tidak mampu namun berprestasi untuk kuliah di Politeknik Bintan Cakrawala.

“Saya pikir kalau anak-anak pulau diberikan kesempatan pendidikan ini, saya percaya mereka juga bisa menandingi anak-anak kota,” tutup dia.

Dalam acara itu, dilakukan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Nurdin disaksikan Frans Gunara dan Aditya Laksamana. Kemudian berlanjut meninjau lokasi ruang perkulihaan dan melihat kerajinan para UKM. (met)