Peristiwa

Ini Kronologis Nelayan Kelong Terkena Serpihan Petir

Korban Erdi, nelayan Desa Kelong yang terkena serpihan petir di perairan Bintan, Senin (13/5) siang. F.Polsek Bintan Timur untuk Batam Pos.

batampos.co.id – Erdi, 48, seorang nelayan Desa Kelong menjadi korban serpihan sambaran petir di perairan Tanjungbuton depan Korindo pada Senin (13/5) siang.

Hingga saat ini, warga RT 01/RW 02 Desa Kelong Kecamatan Bintan Pesisir ini masih dirawat di RSUD Bintan di Kijang.

Kejadian bermula saat korban berangkat dari Pelantar Glori Kijang. Dengan menggunakan kapal pompomg ukuran 9 meter, dia hendak pulang ke Desa Kelong.

Cilakanya, setiba di Perairan Tanjungbuton, hujan turun. Tiba-tiba, petir menyambar bagian buritan kapal.

“Terkena efek serpihan petir yang menyambar kapal membuat korban terlempar,” kata Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur Ipda Muhammad Fajri Firmansyah, Senin (13/5) malam.

Dalam keadaan sadar, korban melihat nelayan lainnya melintas. Dia berusaha memanggil nelayan tersebut untuk meminta pertolongan.

“Korban dipindahkan ke kapal nelayan yang menolongnya. Lalu korban dibawa ke Pelantar Pantai Indah Kijang, baru korban dibawa ke RSUD Bintan di Kijang,” kata dia.

Sementara itu, kapal pompomg milik korban ditemukan di pelantar Tanjung Sengkuang Desa Air glubi dalam keadaan tenggelam.

“Sempat ditarik dengan kapal nelayan lainnya,” kata dia.

Atas kejadian tersebut korban mengalami luka memar kehitaman di bagian perut, tangan dan pundak sebelah kiri.

“Saat ini korban sedang beristirahat dan belum dapat dimintai keterangan lebih lanjut,” kata dia.

Sedangkan kerugian diperkirakan  mencapai Rp 20 juta. (met)