Kabar Pemkab

Pesan Pak Kadisnekar, Jangan Terlambat Bayar THR

ilustrasi

batampos.co.id – Kadis Tenaga Kerja Bintan, Indra Hidayat mengingatkan kewajiban perusahaan yang ada di Kabupaten Bintan untuk membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada karyawan paling lambat H-7 Idul Fitri.

”Imbauan tetap kami buat untuk semua perusahaan yang kemungkinan beberapa hari ke depan akan kami layangkan imbauan itu ke semua perusahaan,” ujarnya, Minggu (12/5) siang.

Kewajiban perusahaan membayar THR sendiri, lanjutnya, diatur dalam Permenaker Nomor 6 Tahun 2016 yang isinya sudah diperjelas dengan pasal 5 ayat 4 yang menyatakan pembayaran THR paling lambat adalah H-7 sebelum Hari Raya Idul Fitri.

Indra juga menjelaskan, apabila nantinya di Bintan terdapat perusahaan yang belum membayarkan THR ke karyawannya di H-7 ataupun membayarkan THR tapi waktunya sangat mepet dengan Hari Raya Idulfitri, maka akan asa sanksi dan denda yang sudah menunggu.

Sanksi yang dimaksud adalah, perusahaan yang terlambat membayarkan THR akan didenda sebesar 5 persen dari besaran THR yang harus dibayarkan sejak batas waktu kewajiban membayar yang sudah ditentukan.

Sedangkan perusahaan yang tak membayarkan THR ke karyawannya, akan dikenakan sanksi administratif sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Indra menjelaskan, kewajiban perusahaan membayar THR diatur dalam Permennaker nomor 06 tahun 2016. Dalam Permenaker tersebut sudah diperjelas dengan pasal 5 ayat 4 menyatakan bahwa pembayaran THR paling lambat adalah H-7 sebelum Lebaran atau Perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Oleh karena itu, dia mengimbau kepada perusahaan supaya membayarkan THR kepada karyawan paling lambat seminggu sebelum Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri.

Selain itu, Indra juga menjelaskan sanksi dan denda bila ada perusahaan yang telat membayarkan THR dan perusahaan yang tidak membayarkan THR.

Bagi perusahaaan yang telat membayarkan THR maka dikenakan denda 5 persen dari besaran THR yang harus dibayarkan sejak batas waktu kewajiban membayar yang sudah ditentukan. Sedangkan perusahaan yang tidak membayar THR, dikenakan sanksi sesuai perundang undangan yang berlaku. (met)