Hukum-Kriminal

BPOM Temukan Produk Kedaluwarsa

Razia Pangan di Kijang

Petugas menyaksikan pemusnahan produk yang kedaluwarsa saat razia pangan di Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Kamis (16/5). F.Slamet Nofasusanto / Batam Pos

batampos.co.id – Satgas Pangan Bintan dan BPOM Kepri kembali melakukan razia pangan. Kali ini razia digelar di wilayah Kijang, Kecamatan Bintan Timur pada Kamis (16/5) siang.

Dari razia pangan ini, petugas menemukan beberapa harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan. Selain itu, petugas kembali menemukan produk kedaluwarsa.

Loading...

Seorang pedagang di Pasar Barek Motor Kijang, Kecamatan Bintan Timur, Al Masyah mengatakan, harga yang dijual distributor sudah tinggi, sehingga dia terpaksa menjual ke pembeli juga dengan harga tinggi.

“Kami cuma untung tipis saja,” kata dia.

Dia menyebut harga kacang hijau saat ini berkisar Rp 20 ribu per kilogram, padahal sebelumnya Rp 16 ribu per kilogram.

Selain itu harga telur ayam 1 ikat (5 papan) sebelumnya berkisar Rp 190 ribu per ikat, saat ini sudah berkisar Rp 215 per ikat.

“Kalau gula berkisar Rp 13 ribu per kilogram,” kata dia.

Sementara itu, Tim Satgas Pangan Bintan dan BPOM Kepri juga melakukan razia ke sejumlah minimarket.

Dari razia itu, tim kembali menemukan barang-barang kedaluwarsa diantaranya produk makanan dan kosmetik.

Kadis UMKM dan Koperasi, Disperindag Bintan, Dian Nusa mengingatkan pedagang untuk memperhatikan barang dagangannya. Karena menjual barang yang sudah kedaluwarsa bisa dipidana diatur dalam undang-undang kesehatan dan perdagangan.

“Hati-hati ya, ini ada ancaman pidananya,” kata dia. (met)

Loading...